Sambungan “Geothermal” energi …..

Setelah ngawas ujian saya ingin ngelanjutin lagi sambungan postingan sebelumnya mengenai judul diatas. Berikut ini sambungannya akan berkaitan dengan judul yang diberikan, semoga yang membaca dapat mengerti.

Sebelumnya renewable energy apaan sih? Renewable energy itu secara mudahnya adalah energi yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Akhir-akhir ini kita sering mendengar sumber-sumber energi yang terbarukan tersebut, diantaranya adalah biodiesel (pemamfaatan biji jarak), pembangkit listrik tenaga angin, pembangkit listrik tenaga nuklir, dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (sebenarnya masih banyak lagi yang lain). Dari semua sumber alternative tersebut, menurut saya (ini menurut saya ya) yang paling berpotensi sebagai “energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan” bagi Indonesia salah satunya adalah pemamfaatan energi listrik pembangkit tenaga panas bumi (Geothermal).

Geothermal berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 2 kata yaitu geo yang berarti bumi dan thermal yang artinya panas, berarti geothermal adalah panas yang berasal dari dalam bumi. Proses terbentuknya energi panas bumi sangat berkaitan dengan teori tektonik lempeng (Insya 4JJI dilain waktu akan saya postingkan) yaitu teori yang menjelaskan mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi seperti gempa bumi, terbentuknya pegunungan, lipatan, palung, dan juga proses vulkanisme yaitu proses yang berkaitan langsung dengan geothermal.

Berdasarkan penelitian gelombang seismik (apalagi nih seismik, Insya 4JJI dilain waktu juga akan saya coba tulis), para peneliti kebumian dapat mengetahui struktur bumi dari luar sampai ke dalam, yaitu kerak pada bagian luar, mantel, dan inti pada bagian paling dalam. Semakin ke dalam bumi (inti bumi), tekanan dan temperature akan meningkat. Untuk kita ketahui, Temperature pada inti bumi berkisar ± 4200 C (Subhanallah ya panasnya bagaimana). Panas yang terdapat pada inti bumi akan ditransfer ke batuan yang berada di bagian mantel dan kerak bumi. Batuan yang memiliki titik lebur lebih rendah dari temperature yang diterima dari inti bumi akan meleleh dan lelehan dari batuan tersebutlah yang kita kenal dengan magma.

Magma memiliki densitas yang lebih rendah dari batuan, otomatis batuan yang telah menjadi magma tadi akan mengalir ke permukaan bumi. Jika magma sampai ke permukaan maka magma tersebut berubah nama (Keren ya pakai rubah nama segala :)) dengan sebutan lava (contoh lava yang sering kita lihat jika terjadi erupsi (letusan) gunung api).

TIdak hanya itu lho, magma juga dapat terbentuk karena gesekan antara batuan (tumbukan 2 lempeng) yang menghasilkan panas lebih tinggi dari titik lebur batuan sehingga batuan akan meleleh. Magma yang menuju ke permukaan akan terjebak di suatu ruangan kosong yang dikenal dengan dapur magma yang biasanya banyak terdapat di daerah pegunungan dan biasanya lagi pegunugan itu banyak terdapat di daerah tumbukan lempeng (zona Konvergen (tau kan istilah ini??)). Berikut adalah gambar yang mudah-mudahan dapat memberikan penjelasan mengenai hal yang dituliskan diatas.

zona subduksi

Proses tumbukan lempengan dan proses batuan melebur menjadi magma di zona konvergen. (PPT kuliah tektonofisik, Dr. Ir. Benyamin Syafe’i).

Sekarang kita masuk ke Prinsip kerja dari terbentuknya panas bumi, sama halnya dengan prinsip memanaskan air (erat hubungan dengan arus konveksi). Air yang terdapat pada teko yang dimasak di atas kompor, setelah panas, air akan berubah menjadi uap air (ya iyalah anak SD juga tau, hehehe). Hal serupa juga terjadi pada pembentukan energi panas bumi. Air tanah yang terjebak di dalam batuan yang kedap dan terletak di atas dapur magma atau batuan yang panas karena kontak langsung dengan magma, otomatis akan memanaskan air tanah yang terletak diatasnya sampai suhu yang cukup tinggi ( 100 – 250 C). Sehingga air tanah yang terpanaskan akan mengalami proses penguapan.

Apabila terdapat rekahan atau sesar yang menghubungkan tempat terjebaknya air tanah yang dipanaskan tadi dengan permukaan maka pada permukaan kita akan melihat manifestasi thermal. Salah satu contoh yang sering kita jumpai adalah mata air panas, selain solfatara, fumarola, geyser yang merupakan contoh manifestasi thermal yang lain.

Uap hasil penguapan air tanah yang terdapat di dalam tanah akan tetap img0121berada di dalam tanah jika tidak ada saluran yang menghubungkan daerah tempat keberadaan uap dengan permukaan. Uap yang terkurung akan memiliki nilai tekanan yang tinggi dan apabila pada daerah tersebut kita bor sehingga ada saluran penghubung ke permukaan, maka uap tersebut akan mengalir keluar. Uap yang mengalir dengan cepat dan mempunyai entalpi inilah yang kita mamfaatkan dan kita salurkan untuk memutar turbin sehingga dihasilkanlah energi listrik (tentunya ada proses-proses lain sebelum uap memutar turbin).

Sampai disini jelas kan, atau ada pertanyaan?? hehehe. Sekarang mari kita lanjutkan kembali.

Setelah uap memutar turbin dan uap telah kehilangan tekanan dan entalpi maka uap tersebut akan mengalami proses pengembunan sehingga uap akan berubah kembali menjadi air. Air hasil pendinginan (condensattion) yang didinginkan dengan condensator (seperti gbr dibawah ,ini merupakan condensator yang terdapat di Darajat, Garut milik Chevron) akan dikumpulkan dan akan diinjeksikan kembali ke dalam tanah (tetapi tidak langsung ke t4 air semula lho) sehingga volume air tanah tidak akan berkurang secara drastis. Salah satunya Karena proses injeksi inilah kenapa energi geothermal disebut dengan energi yang terbarukan (renewable) dan energi yang ramah lingkungan.

dscn1418

Sekarang pada bertanya kan, hubungannya dengan INDONESIA apaan? Berikut ini adalah penjelasan mengenai hubungannya dengan Indonesia.

Indonesia yang terletak dipertemuan 3 lempeng besar dunia yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik merupakan salah satu Negara yang memiliki kandungan panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh New Zealand dan Prancis pada tahun 1980-1990an, maka ditemukan ±217 daerah prospek untuk lokasi panas bumi di Indonesia. Ketika dilakukan survey ulang oleh badan geologi dan direktorat energi dan sumber daya mineral, mereka menemukan terdapat ±256 lokasi potensi panas bumi di seluruh Indonesia jika dihitung maka potensi daya yang dihasilkan oleh panas bumi mencapai ±27.000 MWe.

27.000 MWe potensi daya yang dihasilkan, merupakan potensi panas bumi terbesar yang dimiliki oleh suatu Negara (wau, Kaya dong Indonesia???). Indonesia merupakan Negara yang memiliki 40% potensi panas bumi dunia. Dari 40% potensi panas bumi yang dimiliki, pada sekarang ini kita baru memamfaatkan 3% (kasihan banget kan??) dari potensi panas bumi tersebut.

Ini saya dapatkan dari salah satu makalah, Pada tahun 2005 saja, total produksi energi listrik Indonesia yang diproduksi oleh PLN adalah 92.481,01 GWH atau setara dengan kapasitas daya total yang terpasang yaitu 18.779,25 MW. Penggunaan pembangkit listrik dengan memamfaatkan geothermal masih sangat kecil sekali dimana kapasitas daya yang dihasilkan baru 360 MWe. Dari total yang diperkirakan 27.000 MW (kasihan banget kan??). Sekarang mari kita berandai2!! Kalau kita berandai-andai 27.000 MWe potensi panas bumi yang terdapat di Indonesia dapat diproduksi maka hal tersebut akan dapat menutupi produksi energi listrik yang dibangkitkan oleh sumber lain (benar ga??).

Dengan kata lain Indonesia akan terhindar dari yang dinamakan krisis energi. Selain hal itu penurunan emisi gas rumah kaca di udarapun akan dapat ditekan dan lingkungan sekitar tidak akan terganggu. Alasan lain yang dapat menguatkan mengapa Geothermal merupakan salah satu energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan adalah karena energi geothermal dapat juga dimamfaatkan secara langsung diantaranya adalah untuk pariwisata (kita memamfaatkan manifestasi thermal yang ada untuk pemandian air panas). Selain itu mamfaat langsung dari energi panas bumi adalah untuk bidang agriculture (pertanian, perkebunan, dll), Aquaculture (budi daya ikan), dan juga untuk bidang industri seperti beberapa industri di Amerika Serikat yang memamfaatkan langsung energi panas bumi.

Oh ya teman-teman tau ga kota yang terbersih di dunia sekarang?? klo ga tau sekarang aku kasih tau deh, kota terbersih di dunia sekarang terdapat di eslandia (benar ga tulisannya?? klo inggrisnya iceland) yang bernama Reykjavik. Kenapa kota tersebut bersih karena disana menggunakan energy geothermal utk keperluan energinya… Dibawah saya berikan foto antara Reykjavik tempo dulu dan sekarang. Dimana dulunya masih gunain fuel energy dan sekarang telah diganti dengan geothermal energy.

Sekarang semuanya tergantung kepada pemerintah kita…… Silahkan tanggapi!! kritikan dan saran yang membangun dibutuhkan jika ada hal yang tidak atau kurang tepat, namanya juga manusia dan masih mahasiswa (klo mahasiswa, salah masih dapat dimaafkan heheheh :P).. Terima kasih….

img094

img095

10 thoughts on “Sambungan “Geothermal” energi …..

  1. @ ana
    Terima kasih nih telah mau berkunjung ke blog ane..
    Sebelumny nt tu dari mana dan jurusan apa?? kok artikel ane yang cupu ini yang di cari2 (jadi ga enak) hehehheh..
    Mengenai Gas alam dan gas bumi sebenarnya ini ga ada perbedaan keduanya Gas alam = Gas bumi..Mengapa menjadi Gas alam karena englishnya gas bumi apa Natural gas kan, makanya ada yang nyebut gas alam dan kalo di indonesiain menjadi gas bumi..

    Ada pendapat lain???

    • Makasih mas kha telah mampir dan ngebaca tulisan saya…
      Sebenarnya ya mas klo menurut saya dan kebanyakan orang lain negara kita itu kaya tapi terbungkus oleh kemiskinan, baik itu kemiskinan lahiriyah dan mungkin sedikit kemiskinan batiniah sehingga ya seperti inilah negara kita… Setuju ga??

      Trus kalo gas alam, sekarang saya mau nanya dulu nih, gas yang dimaksud gas itu apaan, apakah gas yang berhubungan dengan geothermal atau gas yang berhubungan dengan Minyak bumi..

      Klo saya tangkap dari komennya si mas gas yang mas maksudkan itu mungkin lebih ke minyak dan gas bumi ya?? timbul pertanyaan kenapa saya nulis ttg geothermal komentarnya ttg minyak ya??

      tapi ga apa2.. Untuk geothermal sebenarnya yang kita mamfaatkan itu adalah uap air tepatnya tapi klo secara fisis uap air itu merupakan benda dengan wujud gas benar ga??? Ya iyalah karena uap air tersebut aja mempunyai temperatur lebih kurang 250 drajat celcius. Bayangin aja air yang kita masak ampe 100 drajat celcius uap nya seperti apa..

      Ga jadi di terusin enaknya lebih baik saya buat tulisan baru aja nih…
      Makasih mas telah memberikan sedikit ide utk tulisan…

  2. kalo masalah gas alam setahu ana gas alam itu berupa uap panas atau berupa batu panas tetapai bukan berarti gas lam itu berupa air atau batu, air dan batu itu hanya perantara saya. karena yang kita ambil itu hanya panasnya saja.(tambahan hehehe), sorry kalo rada sok tau

  3. indonesia kasihan amat justeru yg tahu kandungan panas bumi ternyata lebih besar adalah negara lain nanti ada kasus indonesia dibodohin ama negara lain seperti freeport misalnya harusnya jangan tidur aja ahli2nya dari indonesia bangun lagi……tidur lagi bagun pagi ti…….dur lagi

  4. pening la baca. tapi maklumat ok!
    x bape paham sebab saya malaysian

    senang ada kunjungan dari tetangga sebelah,.
    Silahkan anda membaca, silahkan anda mengutip tapi jangan lupa mencantumkan sumber dari kutipannya.. OK.

    Pencurian terhadap hasil cipta dan karya adalah suatu perbuatan kriminal..

  5. nice post gan!! hahaha..
    lagi iseng browsing2 ttg geothermal, taunyah yang nongol blognyah (Pak) Soni (takut kedengaran ke lab sebelah ga enak sangkain buat pak dosen :p)
    ahhh..kenapa budaya nulis kow ga mulai aktif dari masi sekola, kan bisa banyak bikin2 paper tuh

    Salam,
    FF

    sebenarnya ini tulisan awak yang gagal terbit (pak) felik..Kenapa nyari2 ttg geothermal nih, ada lowongan ga nih?? heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s