Perjalanan ku

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Pa Kabar teman2 semua?? Sudah hampir 3 bulan aku tidak ngeblog maupun untuk sekedar blogwalking ke blog para blogger yang lain. Terakhir kali aku nulis adalah akhir Mei beberapa hari sebelum berangkat ke salah satu daerah di Sumatera Barat (kebetulan asal daerahku juga) untuk melakukan survey (waktu itu brangkatnya malem jadi waktu nunggu utk brangkat ditemenin ma Uni dede lewat chatting mpe jam 2 malam, mkasaih Uni), lebih kurang 2 mingguan aku di sana. Sebenarnya setelah nyampe Bandung, banyak sekali yang akan di-post, tapi tepat ketika nyampe bandung aku dihadapkan dengan satu masalah. Sebenarnya kalo tidak dipikirkan itu tidak akan jadi masalah, tapi karena dipikirkan dan membuat badan lemes (sakit-sakit juga ketika itu, tapi untung aja tidak harus bed rest) akhirnya mau ga mau harus segera diputuskan.

Sebenarnya masalah yang membebani pikiran ketika itu adalah harus membuat keputusan untuk tetap meneruskan pekerjaan di kantor yang lama atau harus pindah ke tempat yang lain. Timbulnya pikiran seperti ini karena ini merupakan masukan (hanya masukan) dari beberapa orang kakak2 ku untuk mencari kerja ke tempat yang lain. Soalnya setelah lulus aku tidak pernah sekali pun masukan lowongan ke perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan geophysicist.

Di kantor yang lama sangat menyenangkan sekali bagiku. Aku bergabung dengan kantor tersebut ketika aku masih kuliah di semester terakhir. Di kantor tersebut ilmu-ilmu ku sangat jauh sekali bertambah, bahkan aku mendapatkan ilmu-ilmu yang dapat dikatakan baru yang belum aku dapatkan di bangku kuliah, dan juga dapat keluarga baru (begitu dekat sekali antara karyawan yang satu dengan yang lain seperti saudara). Malahan ketika menjadi salah satu bagian di kantor tersebut aku mempunyai tekad akan membangun perusahaan itu. Tapi seiring berjalannya waktu dan masukan-masukan untuk mencari yang lain akhirnya tekad tadi menjadi goyah malah rapuh.

Akhirnya dengan segala resiko aku pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan itu dengan baik-baik pastinya (walaupun tidak sempat ngomong langsung ke semua teman2 yang ada disana, cuma lewat sms), berat sekali rasanya untuk keluar dari perusahaan itu. Resmilah aku menjadi pengangguran ketika keluar dari perusahaan tersebut. Tetapi itu membuat beban pikiranku sedikit lepas (cuma sedikit soalnya harus cari yang baru :P). Tapi lega rasanya ketika itu. (jadi pengangguran koq senang)..

Akhirnya keluar dari sana, aku pun mencari tempat baru untuk bisa melangsungkan hidup (cari makan). Alhmdulillah tidak lama aku mendapatkan tempat yang baru, Lebih kurang seminggu setelah keluar, aku mendapatkan tempat mencari makan yang baru. Setelah menjalani semua proses rekruiment, Alhmdulillah aku pun diterima kerja disana. Beberapa hari kerja disana, akupun disuruh untuk berangkat ke lapangan ke salah satu site milik perusahaan ini yaitu di Filipina.

Mendapatkan tugas seperti ini membuatku sedikit resah, mengapa??

1. Karena kondisi Global yang ketika itu, dan sampai sekrang masih terjadi yaitu masalah flu babi, ketika mencari informasi mengenai ini, filipin memiliki persentase yang cukup tinggi dibanding Indonesia untuk masalah ini.
2. Karena masalah makanan disana nantinya, pasti akan susah sekali ditemukan makanan yang halal, karena filipin merupakan negara yang mayoritas penduduknya Christian.

Akhirnya ketika hari keberangkatan, 2 masalah diatas sangat membuatku semakin gundah, apalagi masalah yang pertama. Sebelum berangkat aku-pun berdoa untuk dijauhkan dari segala sesuatu yang akan mencelakakanku. Tidak hanya berdo’a pastinya untuk mengatasi dua masalah tersebut. Untuk mengatasi masalah pertama aku pun gunain masker. Sedangkan masalah kedua aku pun membawa makanan2 yang ada di indonesia termasuk bumbu-bumbu masak seperti sambel, bumbu pecel, bumbu nasi goreng, dan masakan2 lain yang Indonesia banget😀.

Tepatnya pada hari Kamis aku berangkat menggunakan maskapai Philippine Airlines. Ketika pamitan dengan teman2 di kantor, salah satu teman memberi tau kalo tas yang dibawa ke atas cabin tidak boleh membawa barang-barang yang berfluidA dengan ukuran lebih dari 75 ml soalnya aku cuma membawa satu tas dan beratnya ga lebih dari 60 liter, rencananya aq bakal bawa ke kabin biar nanti pas turun dari pesawat ga lama nunggu barang yang keluar dari bagasi, tapi karena aku membawa beberapa bumbu-bumbu masakan yang berbentuk fluid dan lebih dari 75 ml mau ga mau harus masuk bagasi akhirnya, kalo kekeh pengen masuk cabin ya barang-barang ini harus dibuang nantinya.

Jam keberangkatan tiba, setelah boarding dan masuk pesawat, lumayan heran juga, soalnya banyak juga penumpangnya, ga tau apakah semuanya ke filipin taw ga. Jawabannya didapatkan setelah transit di singapur, rupanya yang ke filipin dari Indonesia cuma 5 orang termasuk diriku :)). Oh ya perjalan dari Jakarta-Singapura memakan waktu lebih kurang sejam-an. Selama di perjalan penumpang dikasi makanan tapi bukan makanan berat. Sebelumnya ragu apakah makanan itu akan dimakan atau ga, soalnya ragu kehalalan dari makanan tersebut. Akhirnya makanan itu dimakan juga setelah ngeliat penumpang lain (ibu-ibu yang berjilbab) memakan makanan itu, Soalnya pasti makanan ini halal, Insya4JJI.

Sesampai changi dan selesai transit, perjalanan pun dilanjutkan. Singapur-Manila memakan waktu 5 jam lebih kurang. Karena memakan waktu 5 jam, pastinya makanan berat pun dikasi. Disini baru aku benar2 ragu untuk memakan makanan yang diberikan. Masalahnya sama yaitu kehalalan dari makanan tersebut. Palagi ketika di pesawat ditawari red wine. Buset dah tambah banyak aja makanan yang haram yang aku temukan. Akhirnya makanan tersebut dibiarkan begitu aja dan aku hanya makan cemilan-cemilan yang dikasi yaitu roti tawar dengan butter yang ada label halal dari Asosiasi muslim Australia ditambah dengan beberapa gelas air putih. Bener ga berani untuk menyentuh yang haram. Soalnya telah jelas2 sekali dalam ISLAM bahwa segala sesuatu yang haram dilarang dan akan berdosa jika kita lakuin. Dan Apabila tetap dilakuin, Ridho dan Barakah dari 4JJI tidak akan kita dapatkan.. Benar kan Uda Vizon??

Akhirnya sesampai di Manila, di jemput dan diantar ke hotel untuk istirahat. Oh ya sampai di Manila ketika itu pukul 21.30 waktu manila atau sama dengan 20.30 waktu jakarta. Sesampai di hotel, beuh perut ini terasa lapar sekali. Liat isi kulkas yang ada cuma minuman beralkohol (Haram lagi euy), dan yang ada cuma nescafe. Akhirnya setelah bersih2 dan ngasih kabar ke orang tua dan saudara kalo udah nyampe manila, akhirnya setelah minum nescafe tersebut, aku pun langsung tidur dengan menanggung rasa lapar. Benar-benar ujian untuk mempertahankan Akidah..

Hal tersebut juga terjadi ketika akan breakfast. Semua menu makanan ada pork nya.. Mau makan apa nih kalo semua ada pork, mana semalam belum makan lagi. Akhirnya rasa lapar itu diganjel dengan 4 lembar roti tawar dengan selai kacang setelah baca dulu ingredient-nya ditambah dengan beberapa cangkir teh anget dan air putih. Dimulai dengan doa, hal yang pertama yang dicicipi pertama adalah teh manis anget, soalnya kata mama kalo telat makan sebaiknya minum teh anget yg manis dulu untuk mengembalikan kerja dari lambung. Untuk lebih jelas tanya ke Uni Marsmellow aja!!! Benar ga itu Uni??

Selesai breakfast aku pun harus checkout dan melanjutkan perjalan lagi, soalnya site-nya masih berjarak 2 jam perjalanan dengan pesawat dan 4 jam dengan mobil (masih jauh euy). Setelah di jemput oleh pihak perusahaan dan dianterin ke bandara ke terminal 3. Pas akan checkin aku pun ga nemuin tempat untuk checkin utk maskapai yang akan ditumpangi. (Waduh kumaha ieu euy?) nanya ke security bandara katanya untuk maskapai yang akan ditumpangi ga disini lagi udah pindah ke terminal 2, aku pun ga percaya soalnya jelas2 dalam tiket tertera terminal 3, Karena ga puas dengan jawaban dari security bandara, akhirnya nanya ke pihak informasi gitu, rupanya bener maskapai yang aku tumpangi udah pindah ke terminal 2. Dalah hati ngomel, masak bisa ada kesalahan kayak gini, mana jadual untuk checkin akan ditutup 45 menit lagi. Buset panik banget tuh, soalnya ga tau terminal 2 dimana dan jaraknya berapa. Oh rupanya ga seperti di jakarta, disini kita harus keluar dulu, buset bertambah panik nih, soalnya kalo telat gimana (disana waktu 1 menit sangat menentukan sekali, pelajaran banget nih waktu adalah uang).

Alhmdulillah akhirnya nyampe juga ke terminal 2 dan setelah check ini dikasih tau kalo pesawat delay 2 jam. Buset dah kataku dalam hati, Udah salah terminal, buru2 kesini, eh rupanya pesawat delay. Alasan delay pesawat adalah taifun yang sedang terjadi di sana. Yah mau gimana lagi. Terpaksa deh 2 jaman lebih menunggu di ruang tunggu. Selama menunggu bingung, mau ngapain nih, soalnya buku dimasukin dalam tas yang masuk bagasi (lupa ngeluarinnya). Akhirnya cuma jalan2 doang. Walaupun menunggu, rupanya rasa lapar itu kembali datang (ya iyalah soalnya semalaman ga makan, dan tadi pagi cuma diganjel ama roti, secara kan aku masih orang Indonesia, kalo makan nasi belum makan namanya).

Aku harus menemukan cara nih gimana caranya menemukan makanan yang halal disini. Akhirnya aku pun mencari bantuan untuk hal ini. Aku pun orang mana yang bisa dimintai tolong (muslim pastinya), karena laki-laki ga tau mana yang muslim mana yang ga dan ga etis rasanya nanya-nanya agama. Makanya dengan bantuan identitas muslim pada wanita yaitu JILBAB (tak hanya utk nutupin aurat, jilbab juga merupakan identitas dan bisa datengin lho contohnya kayak yang aku alami sekrang).

Tidak susah aku menemukan orang yang make jilbab di bandara ketika itu, walaupun ga lebih dari 20 orang diantara ratusan orang. Tapi karena lansung mencolok dan beda dengan yang lain. Akhirnya aku pun memutuskan untuk meminta bantuan ke ibu-ibu (sebenarnya ketika itu ada yang sebaya dengan ku, tapi menurut pengalaman, aq orang yang ga bisa ngomong banyak di depan cewek cakep, makanya diputusin nanya ke ibu-ibu ajah, hehehehe🙂. Oh iya disini banyak cewe yang cakep2, walaupun banyak yang cakep mata harus dijaga disini soalnya pakaiannya itu lho yang kekurangan kain, jadinya harus jaga pandangan juga😛. Kalo untuk masalah yang ini ga tau nih, apakah ujian taw rejeki :))…

Setelah mengutarakan maksud ke si ibu, akhirnya si ibu pun mengenalkan suaminya. Tapi untuk menemukan makanan yang halal disini bisa dikatakan mustahil, soalnya ga ada makanan yang halal disini, palingan yang ada cuma minuman doang kata si ibu tersebut. Waduh gimana nih bisikku dalam hati, laper banget euy… Terpaksa deh, dengan bantuan suami ibu tadi akhirnya aku pun membeli 1 cup nescafe lagi dengan permen yang banyak terdapat di Indonesia dan ada label Halalnya (mentos). Kami pun ngobrol2 banyak ketika itu, waktu berkenalan aku disangka adalah orang filipin juga, secara kan wajah indonesia dengan filipin ga beda-beda jauh. Akhirnya setelah dia tau aku Indonesia, maksud datang ke filipin ngapain dan daerah yang akan ku kunjungi serta berapa lama disini. Mereka pun ngasih masukan-masukan kepada ku ketika itu soalnya daerah yang akan ku datangi tidak ada muslimnya. Jadi selama disana kamu harus hati-hati sekali. Sampai dalam ngobrol-ngobrol tersebut si ibu nanyain kamu udah breakfast belum tadi?? Disini aku tersentuh sekali, soalnya ketika aku jawab dengan cuma makan 4 lembar roti dengan selai kacang, dia pun ngasih bekalnya ke aku.. Subhanallah, Maha suci 4JJI. Sungguh indah sekali Ukhuwah Islamiyah. Jadi teringat kalimat yang mengatakan Bahwa Islam itu ibarat Satu Tubuh dimana jika ada satu bagian yang sakit maka bagian yang lain akan ikut merasakan.. Jika ada satu muslim mendapatkan kesusahan maka muslim akan ikut merasakan dan wajib untuk membantu..

Akhirnya ngobrol-ngobrol kami harus terputus soalnya pesawat si bapak dan si ibu akan berangkat. Akhirnya aku pun mengucapkan terima kasih banyak ke mereka ber-2. Sebelum mereka pergi si ibu pun memberikan kartu namanya dan mengatakan, “jika kamu butuh bantuan, kamu bisa telpon kesini”..

Akhirnya setelah berpisah dengan kedua bapak dan ibu tadi, aku harus nunggu sejam lagi. Lama banget rasanya sejam tersebut.. Untungnya aku membawa Juz Amma kecil didalam tas passport ku. Akhirnya untung gunain waktu sejam tersebut aku isi dengan membaca dan menigngat kembali hafalan2 yang telah banyak lupa banyak sekali malah (alhmdulillah Ketika SD juz Amma ini hafal luar kepala).

Sejam menunggu, waktu untuk boardingpun datang, akhirnya setelah boarding pesawat take off juga, Alhmdulillah ketika itu taifunnya udah reda.

Lebih kurang 2 jam perjalanan ketika itu. Selama di atas, rupanya banyak sekali benturan2 yang ku rasakan ga tau apakah itu karena angin atau apa (deg-degan juga ketika ngerasain itu, cuma bisa berdoa dan ngucap banyak2 ketika itu). Alhmdulillah, akhirny setelah 2 jam perjalanan, pesawat akhirnya landing juga di Ozamiz city. Tidak lama setelah ngambil tas dari bagasi, aku pun mendapatkan sms dari teman yang telah menunggu di luar. Akhirnya setelah bertemu kita pun berangkat ke tujuan sebenarnya, tapi sebelumnya aq ditanya “udah makan belum?” aku jawab seadanya ajah. Akhir kita berhenti di suatu rumah makan. Dengan sangat hati-hati aku pun cuma makan nasi dengan cumi goreng, hanya itu, soalnya aq ga berani makan-makanan yang lain walaupun itu chicken atau beef..

Setelah makan kita pun melanjutkan perjalanan ke Municipality of bayog di bagian utara mindanao letak daerahnya. Lebih kurang 4 jam dengan mobil dari Ozamiz city. Sampai sekarang masih disana, soalnya kerjaan belum kelar juga. Dengan koneksi internet gunain jaringan GPRS (53.6 Kpbs) akhirnya aq pun dapat chatting dengan Uni dede dan mengirim beberapa pertanyaan ke Uda Vizon dan beberapa orang teman di Indonesia, tapi dengan frekuensi online yang sangat jarang sekali. Sedangkan untuk ngeblog dan blogwalking sangat susah sekali… TApi semua ini wajib disyukuri..

Sekian dulu untuk postingan kali ini semoga ada mamfaat, Insya 4JJI lain waktu disambung. Isi nanti ga akan jauh-jauh dari pengalaman yang aku kerjakan dan terjadi pada ku, seperti kata-kata mutiara yang terdapat dalam salah satu slide mata kuliah Geoelectromagnetic yang aku ikuti yang mengatakan,

Experience is not what happens to you. Experience is what yo do with what happens to you -Aldow Huxley-

11 thoughts on “Perjalanan ku

  1. — ahh saya gak diajak gt’😀

    Experience is not what happens to you. Experience is what yo do with what happens to you -Aldow Huxley-[[@ slide HG]]😛

    bukannya saya ga mau ngajak gung, malahan saya butuh bantuan kamu.. Makanya cepat kelarin tuntutan studi mu.. tetap Keep in touch ya!!!

  2. Aih… mantap kali pengalamannya Son..
    Terus terang, saya iri. Seumur-umur, saya belum pernah keluar dari Indonesia. Prestasimu ini, patut disyukuri dengan terus berkarya sebaik-baiknya…

    Gak sabar nih menunggu cerita-cerita selanjutnya…😀

    Alhamdulillah da, Insya 4JJI akan terus berkarya..
    Terima kasih atas support dari Uda..

  3. Pengalaman yang indah, Uda. Mempertahankan akidah memang tidak mudah, apalagi di tengah daerah nonmuslim.

    Kunjungan balik, nih. Makasih sudah mampir.

    Terima kasih pak, atas kunjungan baliknya.
    Semoga kedepannya silahturahmi ini dapat terbangun dan terjaga…

  4. Cerita yang sungguh menarik bung. Dalam mempertahankan akidah anda sungguh berhati-hati sekali. Sebuah cerita yang bisa menjadi tauladan, khususnya bagi saya pribadi. Terima kasih kawan semoga sukses selalu disana.

    Terima kasih atas kunjungannya mas, tunggu kunjungan balik dari saya ya!!
    Ya mas, kalo saya Akidah adalah hal yang harus dipertahankan sampai maut menjemput..
    Mas saya tidak tepat untuk dijadikan tauladan, masih jauh sekali mas muamalah-muamalah saya utk dijadikan tauladan..

  5. Hallo Soni, semoga pekerjaan baru mu menyenangkan.
    Biasanya jika di pesawat terbang, terutama saat ini, kita bisa tanya pada pramugari yang memberikan makanan, halal apa tidak. Saat penerbangan Qantas dari Sidney ke Indonesia, pramugarai menjelaskan bahwa semua makanan yang dihidangkan halal. Namun saat dari Sidney ke Brsibane saya mesti tanya, bagaimana soal kehalalan tsb.

    Dan paling mudah, saat ke Hongkong, kalau pelayan restoran tak bisa bahasa Inggris, maka kami menggambar ikan atau ayam…hehehe…soalnya kalau kaki empat kan bisa kambing, sapi, kebo atau B2. Menggelikan, tapi ya apa boleh buat…di Indonesia sendiri kalau pergi ke daerah tertentu, seperti Papua, Makale (Toraja), paling aman makan ikan atau masakan Padang.

    Hello juga Bunda, terima kasih bunda atas ucapannya..
    Nice sharing experience bunda.. Itulah bun, disini tidak ada masakan padang..terpaksa seafood or vegetables only.

  6. bener kata ibu enny. penerbangan internasional juga biasanya menyediakan formulir isian saat akan membeli tiket, ingin disediakan makanan halal atau sama dengan penumpang lain. dan kalau kita pilih halal, maka bersiap-siaplah diberikan nasi dengan ikan, sementara yang lain boleh pilih menu yang tersedia, yang biasanya sangat bervariasi dan (untuk makanan) semua jenisnya halal. untuk di oz sendiri semua binatang disembelih dengan cara yang halal di rumah potong (kecuali binatang non halal tentunya).

    salut dengan komitmen soni dalam beragama. aku sendiri belum sanggup begitu. biasanya kalau mau aman aku pesan fish and chips saja. menu andalan, sampe boseeeeennn…

    Wah saya baru tau itu un. Tiket kemarin dibeliin ama kantor. Ini juga penerbangan pertama saya ke luar Un.. Terima kasih atas info dari Uni.. Untuk masalah Akidah kita harus konsisten kan Uni, Insya4JJI Akidah ini akan dipertahankan sampai maut menjemput..

  7. Wah..wah.. bener-bener pengalaman yang seru, nih… NGiriiiii… *walaupun aku takut naik pesawat terbang.. hehehe*

    Eniwei,
    Suka quote yang terakhir..🙂

    Tante lala, apa kabar??? Terima kasih tante…
    Mengenai quote, itu saya dapatkan ketika saya mengikuti salah satu mata kuliah. Kuliah yang sangat menarik sekali, banyak sekali quote-quote yang disisipkan diantara slide-slide kuliah…

  8. Bravo son, kejar terus cita cita, tapi ingat, jangan sampai lupa pulang kampung hehehehe
    trus oleh-olehnya juga…kami di padang aman-aman saja kok dengan gempa…(setidaknya sampai hari ini)_.

    Alhmdulillah kalo aman2 bang imoe, semoga tambah kusuk Ibadahnya..

  9. aslkm kosoooon…
    alhmd pas baca tulisan km,insya allah ce percaya kamu msh slalu dlm lindunganNya..amiin..
    sooo jg kesehatan ya…jng gila kerja…inget istirahat!!!makan teratur…n gali lah ilmu2 baru disana…dan bawalah pulang ke Indo,Sukses slalu ya Dik…

    cukup 2 kata, “iya cc”

  10. Akhirnya update juga hehehe..
    malahan aku yang telat ngasih komennya..

    Tetap semangat ya Son..
    This experience will make you tougher!

    Akhirnya ada komentar dari uni.. Kok baru ol lagi Un??
    Iya atas desakan dari Uni dan adanya topik juga, heheheh….
    Iya Un, harus tetap semangat, Insya4JJI akan selalu menjadi orang yang sabar dan tabah Uni, terima kasih Un..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s