Halalkah Makanan ini???

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan yang sebelumnya, tapi tulisan ini lebih kepada satu masalah seperti yang tertera pada judul..

Beberapa hari setelah sampai disini, sebenarnya untuk masalah makanan telah dapat teratasi, karena disini tinggalnya di camp. Walaupun di camp makanan dimasakin oleh salah seorang penduduk disini yang khusus utk memasak dan bersih2 camp, tetapi masih ada bahan mentah yang dapat dimasak semacam telur atau vegetable jika masakan yang dimasak adalah beef atau chicken atau masakan yang tidak terlalu saya suka.. Tapi masalah akan muncul jika pekerjaan harus bepergian ke suatu daerah dan ketika makan harus di luar bukan di camp dan tidak ada pilihan menu seafood. Oleh karena itu saya mencoba untuk mencari solusi untuk menjawab keraguan yang ada.

Salah satunya adalah dengan menanyakan hal ini kepada Uda Vizon (http://hardivizon.com) via email.. Pertanyaan ketika itu seperti berikut dengan mengurangi beberapa paragraf yang dianggap tidak terlalu penting untuk ditampilkan..

Uda sabananyo ado yang ka ditanyoan ka uda ma. Mungkin iko bisa ke arah akidah. Dan Insya 4JJI ambo batanyo ka urang yang tapek.

Pertanyaannyo giko da, apo hukumnyo awak makan makanan (dari daging2an dan bukan babi) yang pas disemblih indak mambaco nama ALLAH, kondisi pertamo awak indak tau, kondisi kadua awak tau dan indak mau tau, dan kondisi katigo awak tau dan ragu tapi dimakan juo, kondisi kaampek awak tau dan indak awak makan.

Yang ambo tau (pernah danga bukan baco) hal itu indak baa do, asalkan sabalum makan awak mambaco Bismillah Allahu Akbar lalu baco doa. Tapi apo yang ambo tau itu indak mambuek hati ambo tanang do da, soalnya ambo takuik indak berkah yang di dapek setelah makan itu do..

Sampai sajauh kini, ambo bisa menjalankan prinsip yang ambo pacik yaitu indak mamakan daging tersebut walaupun indak ado makanan yang lain. Pernah ambo indak makan gara2 mamikian itu..

Translate ke Indonesia seperti berikut,

Uda vizon, sebenarnya ada yang mau ditanyakan ke Uda. Mungkin pertanyaan ini bisa ke arah akidah. Insya4JJI saya bertanya ke orang yang tepat.

Pertanyaannya begini da, apa hukumnya memakan makanan (dari daging dan bukan babi) yang ketika disembelih tidak menyebut nama 4JJI, kondisi pertama kita tidak tau, kondisi kedua kita mengetahui dan tidak mau tau, kondisi ketiga kita tahu dan ragu tetapi tetap dimakan, kondisi keempat kita tahu dan tidak makan.

Yang saya tau (pernah dengar, tapi bukan baca) hal itu tidak apa-apa, asalkan sebelum memakan makanan tersebut kita membaca Bismillah Allahu Akbar diikuti dengan doa mau makan. Tapi apa yang saya ketahui itu tidak membuat hati ini menjadi tenang Uda, Soalnya saya takut tidak mendapatkan Berkah dari 4JJI setelah memakan makanan tersebut.

Sampai sejauh ini, saya bisa menjalankan prisip yang saya pedomani yaitu tidak memakan daging tersebut walaupun tidak ada makanan lain, Pernah saya tidak makan karena memikirkan masalah ini…

Alhmdulillah tidak lama menunggu jawaban dari Uda Vizon, Jawaban dari uda Vizon seperti berikut dengan mengurangi beberapa paragraf yang tidak terlalu penting untuk ditampilkan dan telah mendapat izin dari Uda Vizon, Makasih Da Vizon!!

Mamakan dagiang nan indak disembelih dengan menyebut nama Allah memang haram. Dan kalau awak tahu itu, tapi tetap mamakannyo, tantulah awak badoso. Tapi, kalau awak indak tahu, atau ragu apokah lai didabiah caro Islam atau indak, itu ndak begitu masalah.

Soal keraguan akan makanan tu memang wajar sajo bilo awak iduik di nagari nan minoritas muslim. Kehati-hatian memang diperlukan. Sikap yang Soni ambiak tu alah tapek bana tu, memang baitu ajarannyo, bilo awak ragu akan kehalalan suatu makanan, mako baco doa sarupo nan itu. Dan itu alah merontokkan segala hukum yang terkait dengan persoalan itu.

Sabananyo Soni ndak usah talampau takuik, sahinggo ndak makan samo sakali. Itu justru salah dalam Islam. Hukum Islam sangat fleksibel kok. Bahkan kalau dalam keadaan tapaso, nan haram bisa berubah jadi halal. Kalau memang ragu dengan dagiang, kan ado ikan nan bisa dimakan. Seluruh ikan itu halal dimakan. Jadi, ndak harus dagiang kan?

Hewan nan indak didabiah caro Islam, ndak di lua nagari sajo, di Indonesiapun sangat mungkin tajadi. Apokah awak tahu bana kalau dagiang nan awak bali di pasa kampuang awak tu didabiah jo Bismillah? alun tantu kan? Jadi, dimanopun awak barado, mambaco doa jalang ka makan tu memang paralu, karano itulah jalan untuak manjadikan makanan itu barokah.

Translate ke dalam bahasa Indonesia seperti berikut

Memakan daging yang ketika disembelih tidak menyebut nama 4JJI hukumnya adalah Haram. Jika kita tau dan tetap dilakukan maka itu berdosa. Tapi jika kita tidak mengetahui atau ragu apakah daging ini disembelih dengan syariah Islam atau tidak, itu tidak masalah.

Soal keraguan akan makanan itu memang wajar jika kita hidup di daerah yang minoritas muslim. Kehati-hatian memang diperlukan. Sikap Yang soni ambil itu sudah tepat sekali, memang ajaran begitu mengajarkan, jika kita ragu akan kehalalan suatu makanan, maka membaca doa seperti itu (bismillah Allahu Akbar). Dan itu telah merontokan segala hukum yang terkait dengan persoalan itu.

Sebaiknya soni tidak usah terlalu takut, sehingga memilih untuk tidak makan sama sekali. Itu justru salah dalam Islam. Hukum Islam sangat fleksibel. Bahkan kalau dalam keadaan terpaksa, yang haram bisa berubah jadi halal. Kalau memang ragu dengan daging, kan masih ada ikan yang bisa dimakan. Seluruh ikan halal dimakan. Jadi, tidak harus daging kan??

Hewan yang tidak disembelih dengan syariah Islam, tidak di luar negeri saja, di Indonesia pun sangat mungkin terjadi. Apakah kita benar-benar mengetahui kalo daging yang kita beli di pasar-pasar disembelih dengan Bismillah?? Belum tentu kan? Jadi, dimanapun kita berada, membaca doa ketika akan makan itu sangat penting, karena itulah jalan untuk menjadikan makanan itu barokah..

Sekian jawaban dari uda Vizon ketika itu, Sebenarnya membaca paragraf terakhir dari uda vizon membuat ku menjadi sedikit tenang. Tapi walaupun begitu untuk memakan beef atau chicken sampai sekarang masih tidak aku lakukan jika tidak terpaksa..

Bertepatan dengan selesainya laporan akhir dan menunggu untuk kerjaan selanjutnya, maka untuk memamfaatkan waktu yang ada, saya pun mencari-cari lagi dalil-dalil yang berhubungan dengan masalah yang saya alami sekarang.

Alhamdulillah aku ketemukan,

4JJI berfirman dalam surah Al baqarah 168, Al Baqarah 172-173, Surah Al Maidah 3, dan Surah Al Anam ayat 145. Arti Surah Al Baqarah 168 Hai Manusia!!

Makanlah dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan baik, dan jangan kamu mengikuti jejak syaitan karena sesungguhnya syaitan itu musuh yang terang-terangan bagi kamu..

Arti Surah Al Baqarah 172-173

Hai orang-orang beriman!! Makanlah yang baik-baik dari apa-apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta bersyukurlah kepada 4JJI kalau benar-benar kamu berbakti kepada-NYA. 4JJI hanya mengharamkan kepadamu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih bukan karena 4JJI. Maka barangsiapa dalam keadaan terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melampai batas, maka tidaklah berdosa baginya, karena sesungguhnya 4JJI Maha Pengampun dan Maha Penyayang..

Arti Surah Al Maidah 3

Telah diharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih bukan karena 4JJI, yang mati karena dicekik, yang mati karena dipukul, yang mati karena jatuh, yang mati karena ditanduk, yang mati karena dimakan oleh binatang buas kecuali yang dapat kamu sembelih dengan nama 4JJI dan diharamkan yang disembelih untuk berhala.

Arti Surah Al An’am 145

Katakanlah!! tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi karena semua itu kotor, atau binatang yang disembelih bukan karena 4JJI. Tetapi barang siapa terpaksa bukan karena menginginkan dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Dari ke-5 ayat yang terdapat diatas sangat jelas sekali, bahwa 4JJI telah menyuruh manusia dan orang-orang yang beriman untuk memakan makanan yang halal yang terdapat di bumi ini, kecuali 4 yaitu, bangkai, darah, babi, dan hewan yang disembelih bukan karena 4JJI. Kecuali terpaksa dan tidak melampaui batas.

Sekarang yang jadi permasalahan adalah apa yang disebut dengan terpaksa atau darurat??

Para Ulama bersepakat darurat yang dimaksud disini adalah darurat dalam masalah makanan, karena kelaparan. Sementara ulama memberikaan batas darurat itu berjalan sehari-semalam, sedang dia tidak mendapatkan makanan kecuali barang-barang yang diharamkan itu, waktu itu dia boleh makan sekadarnya sesuai dengan dorongan darurat itu dan guna menjaga dari bahaya.

Tetapi Tidak termasuk syarat darurat jika seseorang tidak mempunyai makanan, bahkan tidak termasuk darurat yang membolehkan seseorang makan makanan yang haram, apabila di masyarakatnya itu ada orang, muslim atau kafir, yang masih mempunyai sisa makanan yang kiranya dapat dipakai untuk mengatasi keterpaksaannya itu.

Kerana prinsip masyarakat Islam adalah harus ada perasaan saling bertanggungjawab dan saling bantu-membantu dan bersatu padu bagaikan satu tubuh atau bangunan yang satu sama lain saling kuat-menguatkan.

Lalu bagaimana dengan makanan yang disembelih tidak menyebut nama 4JJI???

Dalam surah Al An’am 118 dan Al An’am 121 4JJI berfirman yang artinya,

Makanlah dari apa-apa yang disebutkan asma 4JJI atasnya, jika kamu benar-benar beriman kepada ayat-ayatNya..(Al An’am 118)

Dan janganlah kamu makan dari apa-apa yang tidak disebut asma 4JJI atasnya, karena sesungguhnya dia itu suatu kedurhakaan.. (Al An’am 121)

Sementara ulama ada juga yang berpendapat, bahwa menyebut asma’ 4JJI itu sudah menjadi suatu keharusan, akan tetapi tidak harus ketika menyembelihnya itu. Boleh juga dilakukan ketika akan makan. Sebab kalau ketika akan makan itu telah disebutnya asma’ 4JJI bukanlah berarti dia makan sesuatu yang disembelih dengan tidak disebut asma’ 4JJI. Karena sesuai dengan cerita Aisyah, bahwa ada beberapa orang yang baru masuk Islam menanyakan kepada Rasulullah SAW

“Sesungguhnya suatu kaum memberi kami daging, tetapi kami tidak tahu apakah mereka itu menyebut asma’ 4JJI atau tidak? Dan apakah kami boleh makan daripadanya atau tidak? Maka jawab Nabi: ‘Sebutlah asma’ 4JJI dan makanlah.'” (Riwayat Bukhari)

Semoga dapat berguna bagi yang membaca..

Dari Alquran dan hadist dan berbagai sumber..

Wallahu’alam Bishowab

Berhubung dengan telah masuknya Bulan Suci Ramadhan yang penuh dengan Berkah dan Magfirah Dari 4JJI, Maka dengan kerendahan dan ketulusan Hati saya mengucapkan,

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1430 H

MINAL ‘AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

SEMOGA PUASA RAMADHAN KALI INI KITA DAPAT MAKNAI LEBIH DALAM DAN DAPAT BERIBADAH LEBIH BAIK DARI RAMADHAN-RAMADHAN SEBELUMNYA SEHINGGA PADA HARI YANG FITRI KELAK STATUS TAQWA MELEKAT PADA DIRI-DIRI KITA, AMIN YAA RABBAL ‘ALAMIN..

11 thoughts on “Halalkah Makanan ini???

  1. Selamat menunaikan ibadah puasa. jangan sampai gara gara ngeblog puasanya batal kawan

    Saya juga mengucapkan hal yang sama, Terima kasih telah berkunjung ke coretan saya..

  2. wah…ternyata kisah diatas yg melatar belakangi kamu blajar masak ya sooon….

    hmm jd ga sabar menunggu kdatanganmu…mo icip2 hasil masakan mu…^^
    cpet pulang ya…

    Doain aja c, semoga bisa nyampe padang sebelum 1 syawal..Aminnn

  3. hukum islam memang begitu fleksibel dalam banyak hal dan tidak menyulitkan para hamba untuk menjalankannya ya, son? mudah-mudahan lebih mudah ke depannya di sana. selamat berpuasa juga. dengan berpuasa akan lebih meminimalisasi rasa waswas karena tidak harus sering makan. hehe…

    eh, untuk bisa berkontak dengan ustadz vizon, ya?:mrgreen:

    Makasih uni, sangat fleksibel sekali uni hukum-hukum Islam, tetapi jangan karena fleksibel membuat kita tidak mau berusaha terlebih dahulu kan uni??

    Kalimat terakhir kayaknya “untung” ya ni?? Alhmdulillah bisa ngirim email ke uda vizon.. Semoga Silahturahmi antara kita dapat terus terjaga, amin..

  4. Son, makasih ya postingannya.. Menjadi pencerahan untuak uni juo mah..

    Alhmdulillah ni, kalo menurut soni karena keterdesakan lah orang-orang berusaha lebih, mungkin itu lebih tepatnya untuk soni kek-nya, Karena ragu-ragu dan ada waktu makanya soni nyari perihal mengenai ini Un, soalnya takut nantinya apa yang kita konsumsi tidak mendapat Berkah dari Yang Maha Kuaso…😛..

  5. uni nan baduo di ateh, selayaknya juga ditanyakan pengalaman mereka. toh, mereka sudah melanglangbuana ke mancanegara, sementara saya hanya tau teori tapi tidak pernah praktek (baca: gak pernah ke luar negeri)

    Setuju da, Uni Marshmallow dan Uni dede pasti juga punya pengalaman yang hampir serupa dengan yang saya alami… Ditunggu aja pengalaman dari Uni yang berdua..

  6. hadist yang terakhir itu sudah mewakili pertanyaan keknya🙂

    lhoo…pantesan kmaren bilang disana “sengsara” masak sendiri itu karena ini ya?? ahahha…

    calon bapak rumah tangga yang baik’. ayo ayo…siapa mau’ :))

    Iya gung, tapi bukan berarti kita tidak menyelidiki asal makanan yang akan kita makan toh?? Kalo kita tau beef dan chicken yang dihidangin tidak disembelih dengan nama 4JJI kalo menurut saya kita lebih baik tidak memakannya dan mencari alternatif makanan lain salah satunya ya dengan memasak jika ada bahan-bahan mentah yang halal..
    Satu lagi lebih baik kita berusaha dengan semaksimal mungkin untuk mendapatkan makanan yang halal… (itu menurut saya lho…)
    Mengenai bapak rumah tangga lowongan masih terbuka lebar sampai batas waktu yang belum ditentukan..🙂

  7. Terima kasih infonya, sangat bermanfaat. Sebenernya saya vegetarian, tapi klo terpaksa saya juga makan daging. Hehehe. Masalahnya saya sering parno klo makan daging, apalagi klo makan di luar, penjualnya nonmuslim lagi. Saya tambah kuatir.

    Jadi ingat Inggris yang punya kontrol ketat terhadap label halal yang langsung diawasi oleh para ulama. Semoga muslimin di negara yang mayoritas nonmuslim bisa mencontoh komunitas muslim inggris.

  8. Semoga selalu bisa tetap dijaga oleh Allah. Kalaupun toh ragu, tinggalkan saja. Cari yang tidak meragukan. Da’ ma yaribu ila ma la yariibuk.. Demikian sabda Nabi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s