Persahabatan Kita Kan Abadi Untuk Selamanya Sobat :) Agung Wahyu Saputro (12 January 1987 – 11 January 2013)

Assalamu’alaikum Wr Wb

Bismillahirahmanirrahim,

Hi teman, kawan, rekan, dan sahabat semua. Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik dan lancar dalam segala aktivitasnya. Sebenarnya sudah dari lama saya ingin menyapa teman, kawan, rekan, dan sahabat semua. Tetapi banyak alasan yang dapat dikedepankan untuk mencari pembenaran kenapa hal tersebut urung saya lakukan. Jadi sekarang, saya ga mau bahas alasan kenapa baru sekarang dapat menyapa teman, kawan, rekan, dan sahabat semua, karena seperti yang saya katakan di atas tadi seribu satu alasan dapat keluar untuk mencari pembenaran. J

Teman, kawan, rekan, dan sahabat semua, saya ingin bertanya apa yang terpikirkan ketika mendengar kata persahabatan? Saya yakin setiap personal akan memiliki jawaban masing-masing. Mungkin akan ada yang menjawab ketika mendengar kata persahabatan yang terpikirkan mungkin film terbaru 5 cm yang katanya (soalnya saya belum nonton ntu film) nilai-nilai persahabatanya kental banget di film tersebut, atau ada juga menjawab rumah sakit, karena yang terpikir ketika mendengar kata persahabatan adalah Rumah Sakit Persahabatan. Tidak salah juga, karena rumah sakit persahabatan merupakan salah satu rumah sakit yang terdapat di Jakarta Timur di rawamangun kalau saya tidak salah. Pasti banyak lagi hal lain dari teman, kawan, rekan, dan sahabat semua.

Continue reading

Gunung sebagai Pasak

Bismillahirahmanirrahim

Assalamu’alaikum Wr Wb

Terakhir menulis di sini pada Januari 2011 dan sekarang sudah April 2012, so blog (baca: palanta) ini hibernasi lagi 1 tahun 3 bulan, padahal tulisan terakhir pada January tersebut tentang hibernasi juga. huhhhh -_-“, rupanya hibernasi itu terjadi lagi setelah tulisan tersebut, hehehehehe. Ga mau beralasan ini itu, pokoknya sekarang do the best ajah semoga bisa istiqamah (ini yang susah fren).

huhfff (ngelap keringat), akhirnya selesai juga bersih-bersih palanta ini dari jaring laba-laba, debu yang sangat tebal, dan mengganti kayu-kayu yang lapuk (perSONIfikasi banget, yang mPunya blog kan emang si Soni hehehehe, biar enak dibaca ajah, kan ini bukan thesis atau disertasi jadi casual ajah, heheheheheh :D). So sebelum dilanjutin tulisannya harus diceritain dulu nih motif kenapa menulis lagi, pada mau tau ga? mau aja ya, begini ceritanya..

Continue reading

Very Long Hibernation

12404021RA1011513_1722_Persahabata11.jpgBismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alikum Wr Wb

Serious, I am confused to start write again in my blog. Actually I have some idea to write but lack of motivation made me very long hibernation.

But, now I must to try it, try to write again, to communicate with narablog (borrow of Uda Vizon term), and most important is sharing each other among narablog.

I will fix my Palanta first and send my greeting to all narablog friends. I am hoping I can do it continuously.

Also, thank you very much to Uda vizon..He’d reminded me to start again.

TES!!

Dapatkah tulisan ini langsung terpublish di palanta ku (a.k.a My Blog)??

By Soni Satiawan Posted in Uncategorized

Lakewood, Danau Singkarak di Mindanao

“Wah, akhirnya sampai juga di danau Singkarak, setelah menlanjutkan perjalanan dari Lampung.”

“Wah ini sama aja seperti di Danau Singkarak”. “Saya yakin, teman-teman soni ma andry ga akan percaya kalo kamu berada di Philippine ketika melihat foto ini”

Ya itu adalah beberapa kalimat-kalimat yang terlontar dari sebagian teman-teman ketika kita berkunjung ke Lakewood salah satu tempat pariwisata yang baru dikelola di Provinsi Zamboanga Del Sur Philippine.

Sebelum ambo melanjutkan, ambo yakin sebagian besar pembaca pasti telah tau atau pernah mengunjungi danau Singkarak yaitu salah satu tempat pariwisata yang cukup terkenal di Sumatera Barat. Kalo ada yang belum pernah mengunjungi Danau Singkarak tersebut, saya sarankan kalo memiliki waktu sempatkanlah untuk berkunjung kesana, ga akan rugi menurut saya.

14 Februari yang lalu, saya dan teman-teman kantor yang terdapat di Daerah Bayog menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Lakewood. Sebenarnya ide untuk berkunjung kesana datang dari Pak Sapto (Project Manager) yang sehari sebelumnya mengusulkan ide tersebut.  Kebetulan sekali pekerjaan saya ketika itu sebagian besar telah rampung jadi saya setuju dengan ajakan tersebut.  Dari beberapa teman yang pergi ada satu teman yang pekerjaannya masih buanyak.  Sebenarnya teman tersebut udah merelakan diri untuk tidak ikut karena pekerjaannya yang masih berjubel, tapi akhirnya karena ikatan kekeluargaan, maka kita menunggu sang teman (sambil nge-push) untuk menyelesaikan pekerjaannya (walaupun pada akhirnya pekerjaan utk hari itu tidak selesai juga, hehehe :D).

Selesai sholat Zuhur dan makan siang,  kita semua (9 orang) pun  siap berangkat.  Dengan mengendarai 2 strada kantor, kita pun meluncur ke daerah yang telah direncanakan sebelumnya.  Membutuhkan 2 jam  perjalanan untuk mencapai lakewood dari kantor kita.

Koq jadi panjang gini ya, padahal tujuannya hanya ingin menggambarkan bahwa pariwisata Indonesia lebih mengesankan secara natural dibanding disini (baca Philippine). Kalau ga percaya seperti di singkarak silahkan lihat foto-foto berikut. Kalau dari foto-foto berikut tidak terlihat suasana singkaraknya,  ya setidaknya menggambarkan salah satu danau yang terdapat di Indonesia tercinta.

Suasana Lakewood ketika jam 2 PM, panas soalnya masih sedikit pohon.

 

Pak Sapto,  Ambo, dan Mas Dody

Canoe nganggur, ya kita gunain ajah. Pas selesai kena tagih php 100, hehehe.

 

Narsis sejenak di tengah danau membelakangi bangunan hotel.

 

Keluarga besar  Bayog yang melepas rehat beberapa jam di Lakewood.

 

The World Needs Men

Ups, lama sekali saya meninggalkan palanta (dalam bahasa minang dapat diartikan tempat bersantai, atau duduk-duduk) ambo ini, hampir 2 bulan, lebih malah. Ambo harap tidak ada kerusakan yang parah pada palanta ini sehingga palanta ini masih dapat digunakan untuk bersantai dan menyapa sahabat blogger semua. Mohon maaf, kepada para sahabat blogger yang telah sempat duduk-duduk dan bersantai disini tapi tidak sempat ambo  sapa atau hidangkan sesuatu. Mohon maaf kepada para sahabat yang telah duduk dan meninggalkan sesuatu, tetapi belum sempat saya membalasnya. Kepada uda Vizon, “Terima kasih banyak kepada Uda, Uni, serta keluarga yang telah menjamu ambo ketika mengunjungi uda dan keluarga di Jogja kapatangko, mudah-mudahan lain waktu dapek batamu baliak Da. “jadi malu ambo da, ado foto ambo di blog uda, hehehehehe.”

Untuk meramaikan kembali palanta ini, ambo harap tulisan ambo kali ini dapat membuat palanta ini menjadi ramai kembali dan memperat kembali tali silahturahmi yang sempat kendor beberapa bulan belakang. AMin..

Kami (karena untuk kantor) mendapatkan tulisan ini beberapa waktu yang lalu dalam bentuk suatu bingkisan dari salah seorang rekan kerja di sini. Ketika saya membaca, cukup menarik sekali rangkaian huruf yang menjadi kata dan menjadi kalimat dalam bingkisan tersebut. Saya pikir tidak ada salahnya saya membagi apa yang telah saya baca tersebut kepada handai taulan. Seketika itu saya teringat dengan blog (palanta) ini yang sedikit menjadi terlupakan oleh ambo. Berikut adalah tulisan yang saya maksud, saya yakin sebagian sahabat pasti pernah membaca atau setidaknya mendengar, saya harap ini dapat merefresh kembali apa yang pernah dibaca atau didengar tersebut.

The World Needs Men

1.  who cannot be bought.
2.  Whose word is their bond.
3.  Who put character above wealth.
4.  who possess opinions and a will.
5.  who are larger than their vocations.
6.  Who do not hesitate to take a chances.
7.  who will not lose their individuality in a crowd.
8.  who will be as honest in a small thing as in great things.
9.  who will not make a compromise with a wrong.
10. who will no say “they do it because everybody else does it”.
11. who are true to their friends in adversity and asa well as in prosperity.
12. wo do not believe that shrewdness, cunning, and hardheadness, are the best qualities for winning success.
13. who are not ashamed or afraid to stand for truth when it is unpopular
14. who can say “no” with emphasis although all the rest of the world say “yes”.

Whose ambitions are not confined to their own selfish desires.

Cuma segitu tulisan yang saya baca tersebut, tetapi menurut saya dalam sekali kandungan yang terdapatnya di dalamnya. Salah satu yang dapat saya tangkap adalah kita (baik itu laki-laki atau perempuan) harus memiliki prinsip yang kuat dan benar dalam dirinya dalam mengarungi samudra kehidupan ini.Setiap orang boleh berpendapat, setiap orang boleh menganalisa, dan mengambil kesimpulan sendiri. Silahkan diinterpretasi sendiri-sendiri.

Cheers

Be A true Muslim

Alhamdulillah sekarang load pekerjaan udah mulai berkurang dan udah bisa jalan2 lagi ke blog bapak-bapak, ibu-ibu, kakak2, uda2 dan uni2 serta teman-teman blogger, kangen sekali rasanya untuk berinteraksi kembali dengan semuanya.

Sekarang saya ga mau flashback kenapa pekerjaan jadi membludak.. Untuk tulisan sekarang ini saya pengen ngeshare ajah mengenai apa yang saya dapatkan beberapa minggu kemaren, tepatnya ketika jumatan (Nov 6,09).

Mengapa saya pengen ngeshare mengenai khutbah, karena tepat pada tanggal tersebut, salah seorang Indonesian yang menjadi khatib dan imam. Dan khutbah tersebut menjadi khutbah jumat pertama yang bisa dimengerti soalnya si khatib gunain bahasa inggris. Biasanya khatib disini selalu gunain tagalog atau visayas (bahasa daerah utk daerah filipin selatan). Ya ga ngerti lah. Hehehehehe

Karena English saya ga begitu bagus, sekarang saya translate ke Indonesia ajah.. Judul khutbah jumat ketika itu adalah ”Be a true Muslim”. Mengapa si khatib ngangkat tema seperti itu, karena si khatib ngerasa kalo muslim yang ada sekarang ini belum seluruhnya menjadi muslim yang sebenarnya (termasuk saya lho). Jadi Islam yang seharusnya menjadi Rahmatan Lil’alamin (rahmat bagi seluruh alam) tidak terasa. Mengapa tidak terasa karena orang2 yang menjalankannya belum menjadi muslim yang sesungguhnya..

Ada 10 syarat yang disampaikan khatib ketika itu untuk menjadi muslim yang sebenarnya,

1. Muslim harus memiliki kepercayaan yang benar (Salamatul Aqidah). Kepercayaan yang benar itu adalah rukun Imam yang 6, yaitu

*. Iman kepada ALLAH SWT

*. Iman kepada Malaikat ALLAH SWT yang 10

*. Iman kepada Rasul dan Nabi ALLAH SWT

*. Iman kepada Kitab-kitab yang pernah diturunkan ke muka bumi ini (taurat, zabur, injil, dan Al Quran

*. Iman kepada Hari Akhirat, yaitu hari setelah nyawa terpisah oleh raga

*. Iman kepada Qada Baik dan Qada buruk

Insya ALLAH setelah si muslim memiliki, mengerti, dan paham. Si muslim akan optimis menjalani hidup ini, akan selalu melakukan hal-hal yang positive, akan memantapkan langkah hidupnya di dunia ini, akan selalu berpegangan kepada petunjuk yang telah ada, tahu akan tujuan akhirnya, dan tahu akan tanggung jawabnya di dunia ini.

2. Muslim harus mengetahui dan menjalan ibadah dengan benar (Shihhatul ‘Ibadah)

Setelah si muslim memiliki kepercayaan yang benar, maka si muslim harus membarengi kepercayaan yang ia miliki dengan ibadah yang benar juga. Ibadah yang benar itu apa sih?? Ibadah yang benar adalah segala sesuatu yang kita lakukan di atas dunia ini, tapi tidak bertentangan dengan Al quran dan Sunnah Nabi. (everything that we do in this world but not contradiction with Al Quran And Al Hadist of Rasullullah ).

3. Muslim harus memiliki karakter,sifat atau moral islam yang kuat (Matinul Khuluq)

Moral islam itu yang bagaimana?? Moral islam itu adalah tindakan yang keluar secara tiba-tiba yang menggambarkan seseorang itu adalah muslim dimana pun dan kapan pun. Jadi Moral Islam atau karakter Islam itu bukanlah karakter yang dibuat-buat (bukan periodic ketika lebaran ajah) tapi moral Islam itu berkelanjutan.

4. Muslim harus memiliki wawasan yang luas (Tsaqofatul Fikr)

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi muslim dan tanpa ilmu hidup di dunia akan susah. Makanya seorang muslim harus memiliki wawasan yang luas.

5. Muslim harus memiliki fisik atau raga yang kuat (Quwwatul Badan)

Rasulullah SAW berkata “ Allah lebih mencintai muslim yang kuat dibandingkan yang lemah”. Dari hadist ini seorang muslim yang sejati akan selalu menjaga kesehatan, menjaga pola hidupnya. Bayangkan saja Rasulullah SAW selama hayat beliat hanya 2 kali sakit, pertama ketika perang uhud dan kedua ketika ajal mau menjemput. Jadi Muslim sejati harus sehat dan kuat

6. Muslim harus bisa menafkahi diri dan keluarganya (Al Qudrah ‘ala Al Kasbi)

Seorang muslim yang sejati harus bisa menafkahi dirinya dan keluarganya. Jadi seorang muslim yang sejati bukanlah orang yang pemalas, bukan juga yang suka meminta-minta belas kasihan dari orang lain. Karena muslim yang sejati mengetahui kalau agama melarang untuk bermalas-malasan

7. Muslim harus berguna untuk orang-orang di sekitar dan lingkungannya (Nafi’an Li ghairihi)

Muslim yang sejati harus menjadi orang yang berguna untuk orang-orang disekitarnya. Dia harus menjadi solusi bagi  orang – orang di sekitarnya ketika ada masalah. Walaupun ada seorang muslim yang sukses dan kaya, tetapi tidak memberikan mamfaat bagi orang – orang disekitarnya atau malahan tidak diharapkan adanya dirinya oleh orang lain, apakah itu bisa dikatakan muslim yang sejati?? Jawabnya pasti tidak..

8. Muslim harus bisa membagi/mengatur waktunya (Harisan ‘ala Waghihi)

Muslim harus bisa mengatur waktunya mengapa? Karena pepatah arab mengatakan waktu itu ibarat pedang, jika tidak menggunakan secara baik maka dia akan memotong kita. Bahkan Allah SWT bersumpah “demi waktu. Sesungguhnya manusia itu berada dalam Kerugian. Kecuali yang mengajak dalam kebaikan dan kesabaran. (Q.S Al Asr 1-3)

9. Muslim juga harus bisa mengatur urusannya (Munazhzhoman fi syu’unihi)

Muslim harus menjadi seseorang yang professional di setiap aktivitasnya..

10. Muslim juga harus bisa memerangi hawa nafsunya (Mujahidan linafsihi)

Nafsu merupakan salah satu hal yang dapat mengajak kearah positive dan negative. Jika nafsu yang mengajak ke arah negative maka in harus dilawan. Untuk melawan nafsu yang mengjak ke arah yang negative sangat berat dan harus memiliki tekad yang kuat. Sayyidina Ali pernah berkata ada jihad yang lebih berat dibanding peperangan yaitu jihad melawan hawa nafsu. Rasulullah juga berkata “tidak beriman seseorang sampai ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yaitu ajaran Islam.

Insya ALLAH Islam akan menjadi rahmat bagi seluruh alam jika setiap muslim menjadi muslim yang sejati (a true muslim).

Sekarang yang jadi pertanyaan apakah kita telah menjadi muslim yang sesungguhnya??

Mudah-mudahan postingan ini berguna bagi yang membaca..

sumber, khutbah jumat di Bayog Zamboanga del sur, philippine 6 november 2009.

Kesibukan

Ya itulah yang terjadi pada diriku sekarang, sehabis cuti, rupanya seabrek pekerjaan telah menanti. Padahal sebelum cuti saya udah membereskan segala pekerjaan tersebut.. Akhirnya niatan untuk blogwalking dan update tulisan harus tertunda. Sekarang, tulisan ini tepatnya adalah curhatan diriku (bukan kegelisahan lho atau keresahan)..

Karena Rasulullah SAW bersabda, ” Muslim itu hanya diberikan kebaikan dan jika ia diberikan kesedihan, maka ia akan bersabar dan bila diberikan kesenangan maka akan bersyukur”..

Jadi Sebagai seorang muslim kita tidak boleh resah, gundah, dll..

Sekian dulu ya postingan kali ini, soalnya pekerjaan masih belum selesai..

Cheers

Syawal 1430 H

erikut adalah laporan pandangan mata syawalan di municipality of buug, Zamboanga Sibugay, Mindanao, Filipina.

Alhmdulillah walaupun lebaran di daerah minoritas, sholat ied tetap masih dapat dilakukan.

3

Ini adalah jumlah jamaah laki-laki ketika sholat ied. Lumayan banyak mungkin sekitar 100 orang lebih (4 saf)..

4

Yang ini adalah foto jamaah perempuan.. Ga tau pasti ada berapa saf, kalo diliat hampir sama dengan jamaah laki-laki kayaknya

6

Inilah keramaian ketika selesai sholat.. (sama seperti Indonesia, mereka juga saling salam-salaman).. Tapi pas kita ngucapin minal aidin walfaidzin, koq mereka ga ngeh ya?? Jangan2 ga gunain minal aidin walfaidzin lagi, hehehehe

5

Kalo ini, foto saya kiri, pak sapto tengah, dan mas gunadi kanan

Hanya segitu laporan pandangan mata ketika sholat ied di municipality of buug, zambo sibugay, Mindanao, Filipina..

Biasanya setelah selesai sholat, dan setelah pulang ke rumah, ketupat dengan segala pernak-perniknya udah menunggu salah satunya adalah rendang.. Alhmdulillah walaupun lebaran ga di padang.. Tapi rendang tetap tersedia disini… 2 foto berikut adalah foto rendang yang saya masak (percaya ga kalo saya bisa masak rendang??? :) ).

1

2

Yang diatas ketika baru saja selesai dimasak dan yang dibawah setelah dipindahkan sebagian ke piring..

Ayo, ada yang mau coba??? hehehehe :P…

By Soni Satiawan Posted in 1

RAMADHAN 1430 H

Kulihat RAMADHAN dari kejauhan… Kudekati ia dan kusapa “hendak kemana??” Dengan lembut ia berkata “Aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama.. Tolong sampaikan pesanku untuk si MUKMIN: Syawal akan tiba, ajaklah SABAR untuk temani hari-hari dukanya. Peluklah ISTIQOMAH saat ia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, bersandarlah pada TAWADHU saat kesombongan menyerang. Mintalah nasehat dari QURAN & SUNNAH disetiap masalah yang dihadapi. Sampaikan pula salam & terima kasih untuknya karena telah menyambutku dengan sukacita. Kelak, akan kusambut ia di SYURGA dari pintu AR-RAYAN.”

Dari sms seorang teman.

Banyak cerita yang aku alami dalam ramadhan kali ini dan ramadhan kali ini mungkin menjadi salah satu ramadhan yang berkesan dalam hidupku. Mengapa?? Karena puasa yang aku jalani pada Ramadhan kali ini aku jalani di daerah yang minoritas muslim dan bukan di Indonesia tercinta..

Alhmdulillah, saya sangat bersyukur sekali walaupun menjalani puasa di daerah yang minoritas, sampai hari terakhir saya dapat menjalaninya dengan baik. Dari segi waktu tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan dengan Indonesia (tidak seperti yang dialami Uni Dede di US) tapi ada yang berbeda dibanding dengan ramadhan-ramadhan sebelumnya..

Perbedaan yang paling aku rindukan adalah sholat berjamaah di mesjid, baik itu untuk sholat fardhu (tidak untuk sholat Jumat, alhmdulillah sholat jumat dapat dilakukan secara rutin) dan sholat Tarawih. Penyebab tidak dapat melakukan sholat berjamaah di mesjid adalah faktor jarak dan sarana jalan yang sangat jelek sekali (masih tanah) dari camp ke mesjid yang membutuhkan waktu lebih kurang satu jam perjalanan. Rindu sekali untuk sholat fardhu dan tarawih berjamaah.

Selain tidak dapat menjalankan sholat berjamaah di mesjid, hal lain yang berbeda saya rasakan dengan ramadhan sebelumnya adalah puasa sekarang sedikit lebih berat dari sebelumnya. Pada puasa sebelumnya aktivitas yang dilakukan hanya pergi kuliah atau pergi ke kantor tapi pada puasa sekarang ini, saya harus berjalan lebih kurang 1 km setiap harinya (kecuali hari jumat) dengan medan yang berundulasi untuk mengambil data geofisika. Ini merupakan pengalaman pertamaku berpuasa dengan aktivitas di alam terbuka (baca hutan di gunung). Disinilah tantangan berpuasa pada ramadhan kali ini, palagi ketika panas terik dan rasa haus datang. Para helper yang mendampingiku ketika mengambil data pada awalnya heran dan bertanya mengapa saya tidak makan ketika istirahat. Dengan memberikan penjelasan kepada mereka apa yang sedang saya kerjakan merekapun mengerti, dan pernah terlontar dari mulut salah satu helper “you are so strong sir”.. Mendengarkan hal tersebut saya bertanya “why?? ,”ya because you don’t eat and drink’.. Mendengar hal itu saya hanya tertawa saja.. Pernah suatu kali ketika rasa haus yang datang sangat haus sekali dan ketika itu memang sedang panas terik dan medan yang ditempuh juga lumayan naik turun (pokoknya sangat berat ketika itu, bahkan teman2 yang sama-sama menjalankan ibadah puasa batal karenanya, dan sempat untuk terfikirkan untuk membatalkan puasa pada hari itu.. Tapi alhmdulillah hal itu tidak aku laksanakan karena ketika nafsu untuk minum itu datang, memory ku langsung me recall cerita kemenangan perang badar yang diraih Rasullullah SAW dengan para sahabat. Perang badar merupakan perang yang dilewati oleh Rasulullah ketika sedang berpuasa Ramadhan, malahan dengan berpuasa 4JJI SWT menghadiahkan kemenangan kepada Rasul dan Sahabat ketika itu.. Alhmdulillah nafsu untuk minum itu dapat hilang setelah mengingat kisah tersebut, dan ketika pada hari-hari berikutnya ketika nafsu untuk minum datang, ingatan tentang kisah perang badar langsung meng-counter nafsu utk minum tersebut (terima kasih ya 4JJI engkau telah menjaga hamba-MU ini)..

Selain itu hal lain yang terasa kurang adalah tidak dapat ngabuburit dan mencari buka puasa yang enak-enak seperti di Indonesia. Walaupun begitu, hal ini tidak mengurangi rasa Syukur kepada-NYA.

Masak sendiri (kayak judul lagu ajah). Ya masak sendiri merupakan hal yang berbeda dengan ramadhan sebelumnya. Pada ramadhan sebelumnya ketika sahur atau makan malam, saya hanya tinggal pergi ke rumah makan tapi pada ramadhan sekarang apalagi ketika sahur, saya harus memasak dulu. Alhmdulillah dengan sering menolong-nolong mama ketika dulu, sedikitnya saya menjadi tau bagaimana memasak air (ups yang ini semua orang juga bisa). Menu yang biasa saya masak ketika sahur adalah tumis sayur, telur dadar/telur ceplok, ikan goreng balado, dan rencana untuk lebaran adalah rendang, opor ayam, dan ikan bakar (semoga menemukan daging yang halal).

Dari semua hal diatas yang dirasakan kurang pada ramadhan kali ini, ada satu hal lain yang belum aku sebutkan yang membuat aku sedih, yaitu tidak dapat berlebaran dengan keluarga tercinta.. Berita saya tidak dapat berlebaran dengan keluarga tercinta saya dapatkan pada awal september, ketika saya diminta datang ke kantor Manila secepat mungkin untuk melakukan meeting dengan perusahaan rekan kerja (kayak perusahaan yang mau joint venture gitu). Beberapa jam sebelum meeting berlangsung atasan saya memberitahukan bahwa cuti saya tidak dapat dipercepat. Mendengarkan hal itu sedih sekali dibuatnya.. Tapi apa mau dikata, inilah resiko dari pekerjaan yang saya jalani sekrang.

Tidak terasa sekarang telah masuk bulan syawal, walaupun dengan terbenamnya matahari ramadhan yang munculnya bulan syawal, tidak saya dengarkan gema takbir di cakrawala,  walaupun tidak ada gema takbir di  langit 4JJI di daerah sini, Insya 4JJI gema takbir dapat bergema di dalam jiwa.

Dengan kerendahan hati saya mengucapkan,

TAQABALLAHUMINNA WAMINKUM SHIYAMANA WASHIYAMAKUM SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H MINAL AIDZIM WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Semoga puasa ramadhan yang telah kita lalui satu bulan penuh kemarin, membuat kita menjadi pribadi yang kembali kepada fitrah, pribada yang lebih baik, lebih taat kedepannya untuk menjalankan segala perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA..Amin

Yaa 4JJI Rabb semesta alam, begitu cepat Ramadhan yang penuh dengan berkah dan Magfirah dari-MU berlalu, masih banyak amalan-amalan yang belum aku lakukan Yaa 4JJI.. Yaa 4JJI hanya kepada-MU lah hamba memohon, Sampaikanlah umur hamba pada Ramadhan selanjutnya (1431 H) Amin..

20 September 2009

4.43 waktu filipina