Perubahan Menuju Kebaikan


Be A true Muslim
November 19, 2009, 1:04 pm
Filed under: 1, Kata-Kata Mutiara, Serba-serbi | Tags: , , ,

Alhamdulillah sekarang load pekerjaan udah mulai berkurang dan udah bisa jalan2 lagi ke blog bapak-bapak, ibu-ibu, kakak2, uda2 dan uni2 serta teman-teman blogger, kangen sekali rasanya untuk berinteraksi kembali dengan semuanya.

Sekarang saya ga mau flashback kenapa pekerjaan jadi membludak.. Untuk tulisan sekarang ini saya pengen ngeshare ajah mengenai apa yang saya dapatkan beberapa minggu kemaren, tepatnya ketika jumatan (Nov 6,09).

Mengapa saya pengen ngeshare mengenai khutbah, karena tepat pada tanggal tersebut, salah seorang Indonesian yang menjadi khatib dan imam. Dan khutbah tersebut menjadi khutbah jumat pertama yang bisa dimengerti soalnya si khatib gunain bahasa inggris. Biasanya khatib disini selalu gunain tagalog atau visayas (bahasa daerah utk daerah filipin selatan). Ya ga ngerti lah. Hehehehehe

Karena English saya ga begitu bagus, sekarang saya translate ke Indonesia ajah.. Judul khutbah jumat ketika itu adalah ”Be a true Muslim”. Mengapa si khatib ngangkat tema seperti itu, karena si khatib ngerasa kalo muslim yang ada sekarang ini belum seluruhnya menjadi muslim yang sebenarnya (termasuk saya lho). Jadi Islam yang seharusnya menjadi Rahmatan Lil’alamin (rahmat bagi seluruh alam) tidak terasa. Mengapa tidak terasa karena orang2 yang menjalankannya belum menjadi muslim yang sesungguhnya..

Ada 10 syarat yang disampaikan khatib ketika itu untuk menjadi muslim yang sebenarnya,

1. Muslim harus memiliki kepercayaan yang benar (Salamatul Aqidah). Kepercayaan yang benar itu adalah rukun Imam yang 6, yaitu

*. Iman kepada ALLAH SWT

*. Iman kepada Malaikat ALLAH SWT yang 10

*. Iman kepada Rasul dan Nabi ALLAH SWT

*. Iman kepada Kitab-kitab yang pernah diturunkan ke muka bumi ini (taurat, zabur, injil, dan Al Quran

*. Iman kepada Hari Akhirat, yaitu hari setelah nyawa terpisah oleh raga

*. Iman kepada Qada Baik dan Qada buruk

Insya ALLAH setelah si muslim memiliki, mengerti, dan paham. Si muslim akan optimis menjalani hidup ini, akan selalu melakukan hal-hal yang positive, akan memantapkan langkah hidupnya di dunia ini, akan selalu berpegangan kepada petunjuk yang telah ada, tahu akan tujuan akhirnya, dan tahu akan tanggung jawabnya di dunia ini.

2. Muslim harus mengetahui dan menjalan ibadah dengan benar (Shihhatul ‘Ibadah)

Setelah si muslim memiliki kepercayaan yang benar, maka si muslim harus membarengi kepercayaan yang ia miliki dengan ibadah yang benar juga. Ibadah yang benar itu apa sih?? Ibadah yang benar adalah segala sesuatu yang kita lakukan di atas dunia ini, tapi tidak bertentangan dengan Al quran dan Sunnah Nabi. (everything that we do in this world but not contradiction with Al Quran And Al Hadist of Rasullullah ).

3. Muslim harus memiliki karakter,sifat atau moral islam yang kuat (Matinul Khuluq)

Moral islam itu yang bagaimana?? Moral islam itu adalah tindakan yang keluar secara tiba-tiba yang menggambarkan seseorang itu adalah muslim dimana pun dan kapan pun. Jadi Moral Islam atau karakter Islam itu bukanlah karakter yang dibuat-buat (bukan periodic ketika lebaran ajah) tapi moral Islam itu berkelanjutan.

4. Muslim harus memiliki wawasan yang luas (Tsaqofatul Fikr)

Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi muslim dan tanpa ilmu hidup di dunia akan susah. Makanya seorang muslim harus memiliki wawasan yang luas.

5. Muslim harus memiliki fisik atau raga yang kuat (Quwwatul Badan)

Rasulullah SAW berkata “ Allah lebih mencintai muslim yang kuat dibandingkan yang lemah”. Dari hadist ini seorang muslim yang sejati akan selalu menjaga kesehatan, menjaga pola hidupnya. Bayangkan saja Rasulullah SAW selama hayat beliat hanya 2 kali sakit, pertama ketika perang uhud dan kedua ketika ajal mau menjemput. Jadi Muslim sejati harus sehat dan kuat

6. Muslim harus bisa menafkahi diri dan keluarganya (Al Qudrah ‘ala Al Kasbi)

Seorang muslim yang sejati harus bisa menafkahi dirinya dan keluarganya. Jadi seorang muslim yang sejati bukanlah orang yang pemalas, bukan juga yang suka meminta-minta belas kasihan dari orang lain. Karena muslim yang sejati mengetahui kalau agama melarang untuk bermalas-malasan

7. Muslim harus berguna untuk orang-orang di sekitar dan lingkungannya (Nafi’an Li ghairihi)

Muslim yang sejati harus menjadi orang yang berguna untuk orang-orang disekitarnya. Dia harus menjadi solusi bagi  orang – orang di sekitarnya ketika ada masalah. Walaupun ada seorang muslim yang sukses dan kaya, tetapi tidak memberikan mamfaat bagi orang – orang disekitarnya atau malahan tidak diharapkan adanya dirinya oleh orang lain, apakah itu bisa dikatakan muslim yang sejati?? Jawabnya pasti tidak..

8. Muslim harus bisa membagi/mengatur waktunya (Harisan ‘ala Waghihi)

Muslim harus bisa mengatur waktunya mengapa? Karena pepatah arab mengatakan waktu itu ibarat pedang, jika tidak menggunakan secara baik maka dia akan memotong kita. Bahkan Allah SWT bersumpah “demi waktu. Sesungguhnya manusia itu berada dalam Kerugian. Kecuali yang mengajak dalam kebaikan dan kesabaran. (Q.S Al Asr 1-3)

9. Muslim juga harus bisa mengatur urusannya (Munazhzhoman fi syu’unihi)

Muslim harus menjadi seseorang yang professional di setiap aktivitasnya..

10. Muslim juga harus bisa memerangi hawa nafsunya (Mujahidan linafsihi)

Nafsu merupakan salah satu hal yang dapat mengajak kearah positive dan negative. Jika nafsu yang mengajak ke arah negative maka in harus dilawan. Untuk melawan nafsu yang mengjak ke arah yang negative sangat berat dan harus memiliki tekad yang kuat. Sayyidina Ali pernah berkata ada jihad yang lebih berat dibanding peperangan yaitu jihad melawan hawa nafsu. Rasulullah juga berkata “tidak beriman seseorang sampai ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yaitu ajaran Islam.

Insya ALLAH Islam akan menjadi rahmat bagi seluruh alam jika setiap muslim menjadi muslim yang sejati (a true muslim).

Sekarang yang jadi pertanyaan apakah kita telah menjadi muslim yang sesungguhnya??

Mudah-mudahan postingan ini berguna bagi yang membaca..

sumber, khutbah jumat di Bayog Zamboanga del sur, philippine 6 november 2009.



Kesibukan
November 8, 2009, 4:04 am
Filed under: 1, Iseng, Kata-Kata Mutiara, Serba-serbi, curahan hati

Ya itulah yang terjadi pada diriku sekarang, sehabis cuti, rupanya seabrek pekerjaan telah menanti. Padahal sebelum cuti saya udah membereskan segala pekerjaan tersebut.. Akhirnya niatan untuk blogwalking dan update tulisan harus tertunda. Sekarang, tulisan ini tepatnya adalah curhatan diriku (bukan kegelisahan lho atau keresahan)..

Karena Rasulullah SAW bersabda, ” Muslim itu hanya diberikan kebaikan dan jika ia diberikan kesedihan, maka ia akan bersabar dan bila diberikan kesenangan maka akan bersyukur”..

Jadi Sebagai seorang muslim kita tidak boleh resah, gundah, dll..

Sekian dulu ya postingan kali ini, soalnya pekerjaan masih belum selesai..

Cheers



Syawal 1430 H
September 25, 2009, 7:07 am
Filed under: 1

erikut adalah laporan pandangan mata syawalan di municipality of buug, Zamboanga Sibugay, Mindanao, Filipina.

Alhmdulillah walaupun lebaran di daerah minoritas, sholat ied tetap masih dapat dilakukan.

3

Ini adalah jumlah jamaah laki-laki ketika sholat ied. Lumayan banyak mungkin sekitar 100 orang lebih (4 saf)..

4

Yang ini adalah foto jamaah perempuan.. Ga tau pasti ada berapa saf, kalo diliat hampir sama dengan jamaah laki-laki kayaknya

6

Inilah keramaian ketika selesai sholat.. (sama seperti Indonesia, mereka juga saling salam-salaman).. Tapi pas kita ngucapin minal aidin walfaidzin, koq mereka ga ngeh ya?? Jangan2 ga gunain minal aidin walfaidzin lagi, hehehehe

5

Kalo ini, foto saya kiri, pak sapto tengah, dan mas gunadi kanan

Hanya segitu laporan pandangan mata ketika sholat ied di municipality of buug, zambo sibugay, Mindanao, Filipina..

Biasanya setelah selesai sholat, dan setelah pulang ke rumah, ketupat dengan segala pernak-perniknya udah menunggu salah satunya adalah rendang.. Alhmdulillah walaupun lebaran ga di padang.. Tapi rendang tetap tersedia disini… 2 foto berikut adalah foto rendang yang saya masak (percaya ga kalo saya bisa masak rendang??? :) ).

1

2

Yang diatas ketika baru saja selesai dimasak dan yang dibawah setelah dipindahkan sebagian ke piring..

Ayo, ada yang mau coba??? hehehehe :P



RAMADHAN 1430 H
September 19, 2009, 9:19 pm
Filed under: Kata-Kata Mutiara, Serba-serbi, curahan hati | Tags: , , ,

Kulihat RAMADHAN dari kejauhan… Kudekati ia dan kusapa “hendak kemana??” Dengan lembut ia berkata “Aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama.. Tolong sampaikan pesanku untuk si MUKMIN: Syawal akan tiba, ajaklah SABAR untuk temani hari-hari dukanya. Peluklah ISTIQOMAH saat ia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, bersandarlah pada TAWADHU saat kesombongan menyerang. Mintalah nasehat dari QURAN & SUNNAH disetiap masalah yang dihadapi. Sampaikan pula salam & terima kasih untuknya karena telah menyambutku dengan sukacita. Kelak, akan kusambut ia di SYURGA dari pintu AR-RAYAN.”

Dari sms seorang teman.

Banyak cerita yang aku alami dalam ramadhan kali ini dan ramadhan kali ini mungkin menjadi salah satu ramadhan yang berkesan dalam hidupku. Mengapa?? Karena puasa yang aku jalani pada Ramadhan kali ini aku jalani di daerah yang minoritas muslim dan bukan di Indonesia tercinta..

Alhmdulillah, saya sangat bersyukur sekali walaupun menjalani puasa di daerah yang minoritas, sampai hari terakhir saya dapat menjalaninya dengan baik. Dari segi waktu tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan dengan Indonesia (tidak seperti yang dialami Uni Dede di US) tapi ada yang berbeda dibanding dengan ramadhan-ramadhan sebelumnya..

Perbedaan yang paling aku rindukan adalah sholat berjamaah di mesjid, baik itu untuk sholat fardhu (tidak untuk sholat Jumat, alhmdulillah sholat jumat dapat dilakukan secara rutin) dan sholat Tarawih. Penyebab tidak dapat melakukan sholat berjamaah di mesjid adalah faktor jarak dan sarana jalan yang sangat jelek sekali (masih tanah) dari camp ke mesjid yang membutuhkan waktu lebih kurang satu jam perjalanan. Rindu sekali untuk sholat fardhu dan tarawih berjamaah.

Selain tidak dapat menjalankan sholat berjamaah di mesjid, hal lain yang berbeda saya rasakan dengan ramadhan sebelumnya adalah puasa sekarang sedikit lebih berat dari sebelumnya. Pada puasa sebelumnya aktivitas yang dilakukan hanya pergi kuliah atau pergi ke kantor tapi pada puasa sekarang ini, saya harus berjalan lebih kurang 1 km setiap harinya (kecuali hari jumat) dengan medan yang berundulasi untuk mengambil data geofisika. Ini merupakan pengalaman pertamaku berpuasa dengan aktivitas di alam terbuka (baca hutan di gunung). Disinilah tantangan berpuasa pada ramadhan kali ini, palagi ketika panas terik dan rasa haus datang. Para helper yang mendampingiku ketika mengambil data pada awalnya heran dan bertanya mengapa saya tidak makan ketika istirahat. Dengan memberikan penjelasan kepada mereka apa yang sedang saya kerjakan merekapun mengerti, dan pernah terlontar dari mulut salah satu helper “you are so strong sir”.. Mendengarkan hal tersebut saya bertanya “why?? ,”ya because you don’t eat and drink’.. Mendengar hal itu saya hanya tertawa saja.. Pernah suatu kali ketika rasa haus yang datang sangat haus sekali dan ketika itu memang sedang panas terik dan medan yang ditempuh juga lumayan naik turun (pokoknya sangat berat ketika itu, bahkan teman2 yang sama-sama menjalankan ibadah puasa batal karenanya, dan sempat untuk terfikirkan untuk membatalkan puasa pada hari itu.. Tapi alhmdulillah hal itu tidak aku laksanakan karena ketika nafsu untuk minum itu datang, memory ku langsung me recall cerita kemenangan perang badar yang diraih Rasullullah SAW dengan para sahabat. Perang badar merupakan perang yang dilewati oleh Rasulullah ketika sedang berpuasa Ramadhan, malahan dengan berpuasa 4JJI SWT menghadiahkan kemenangan kepada Rasul dan Sahabat ketika itu.. Alhmdulillah nafsu untuk minum itu dapat hilang setelah mengingat kisah tersebut, dan ketika pada hari-hari berikutnya ketika nafsu untuk minum datang, ingatan tentang kisah perang badar langsung meng-counter nafsu utk minum tersebut (terima kasih ya 4JJI engkau telah menjaga hamba-MU ini)..

Selain itu hal lain yang terasa kurang adalah tidak dapat ngabuburit dan mencari buka puasa yang enak-enak seperti di Indonesia. Walaupun begitu, hal ini tidak mengurangi rasa Syukur kepada-NYA.

Masak sendiri (kayak judul lagu ajah). Ya masak sendiri merupakan hal yang berbeda dengan ramadhan sebelumnya. Pada ramadhan sebelumnya ketika sahur atau makan malam, saya hanya tinggal pergi ke rumah makan tapi pada ramadhan sekarang apalagi ketika sahur, saya harus memasak dulu. Alhmdulillah dengan sering menolong-nolong mama ketika dulu, sedikitnya saya menjadi tau bagaimana memasak air (ups yang ini semua orang juga bisa). Menu yang biasa saya masak ketika sahur adalah tumis sayur, telur dadar/telur ceplok, ikan goreng balado, dan rencana untuk lebaran adalah rendang, opor ayam, dan ikan bakar (semoga menemukan daging yang halal).

Dari semua hal diatas yang dirasakan kurang pada ramadhan kali ini, ada satu hal lain yang belum aku sebutkan yang membuat aku sedih, yaitu tidak dapat berlebaran dengan keluarga tercinta.. Berita saya tidak dapat berlebaran dengan keluarga tercinta saya dapatkan pada awal september, ketika saya diminta datang ke kantor Manila secepat mungkin untuk melakukan meeting dengan perusahaan rekan kerja (kayak perusahaan yang mau joint venture gitu). Beberapa jam sebelum meeting berlangsung atasan saya memberitahukan bahwa cuti saya tidak dapat dipercepat. Mendengarkan hal itu sedih sekali dibuatnya.. Tapi apa mau dikata, inilah resiko dari pekerjaan yang saya jalani sekrang.

Tidak terasa sekarang telah masuk bulan syawal, walaupun dengan terbenamnya matahari ramadhan yang munculnya bulan syawal, tidak saya dengarkan gema takbir di cakrawala,  walaupun tidak ada gema takbir di  langit 4JJI di daerah sini, Insya 4JJI gema takbir dapat bergema di dalam jiwa.

Dengan kerendahan hati saya mengucapkan,

TAQABALLAHUMINNA WAMINKUM SHIYAMANA WASHIYAMAKUM SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H MINAL AIDZIM WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

Semoga puasa ramadhan yang telah kita lalui satu bulan penuh kemarin, membuat kita menjadi pribadi yang kembali kepada fitrah, pribada yang lebih baik, lebih taat kedepannya untuk menjalankan segala perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA..Amin

Yaa 4JJI Rabb semesta alam, begitu cepat Ramadhan yang penuh dengan berkah dan Magfirah dari-MU berlalu, masih banyak amalan-amalan yang belum aku lakukan Yaa 4JJI.. Yaa 4JJI hanya kepada-MU lah hamba memohon, Sampaikanlah umur hamba pada Ramadhan selanjutnya (1431 H) Amin..

20 September 2009

4.43 waktu filipina



Halalkah Makanan ini???
August 21, 2009, 4:00 pm
Filed under: 1, Serba-serbi, curahan hati | Tags: , , ,

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan yang sebelumnya, tapi tulisan ini lebih kepada satu masalah seperti yang tertera pada judul..

Beberapa hari setelah sampai disini, sebenarnya untuk masalah makanan telah dapat teratasi, karena disini tinggalnya di camp. Walaupun di camp makanan dimasakin oleh salah seorang penduduk disini yang khusus utk memasak dan bersih2 camp, tetapi masih ada bahan mentah yang dapat dimasak semacam telur atau vegetable jika masakan yang dimasak adalah beef atau chicken atau masakan yang tidak terlalu saya suka.. Tapi masalah akan muncul jika pekerjaan harus bepergian ke suatu daerah dan ketika makan harus di luar bukan di camp dan tidak ada pilihan menu seafood. Oleh karena itu saya mencoba untuk mencari solusi untuk menjawab keraguan yang ada.

Salah satunya adalah dengan menanyakan hal ini kepada Uda Vizon (http://hardivizon.com) via email.. Pertanyaan ketika itu seperti berikut dengan mengurangi beberapa paragraf yang dianggap tidak terlalu penting untuk ditampilkan..

(more…)



Perjalanan ku
August 15, 2009, 4:09 am
Filed under: 1 | Tags: , , , ,

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Pa Kabar teman2 semua?? Sudah hampir 3 bulan aku tidak ngeblog maupun untuk sekedar blogwalking ke blog para blogger yang lain. Terakhir kali aku nulis adalah akhir Mei beberapa hari sebelum berangkat ke salah satu daerah di Sumatera Barat (kebetulan asal daerahku juga) untuk melakukan survey (waktu itu brangkatnya malem jadi waktu nunggu utk brangkat ditemenin ma Uni dede lewat chatting mpe jam 2 malam, mkasaih Uni), lebih kurang 2 mingguan aku di sana. Sebenarnya setelah nyampe Bandung, banyak sekali yang akan di-post, tapi tepat ketika nyampe bandung aku dihadapkan dengan satu masalah. Sebenarnya kalo tidak dipikirkan itu tidak akan jadi masalah, tapi karena dipikirkan dan membuat badan lemes (sakit-sakit juga ketika itu, tapi untung aja tidak harus bed rest) akhirnya mau ga mau harus segera diputuskan.

Sebenarnya masalah yang membebani pikiran ketika itu adalah harus membuat keputusan untuk tetap meneruskan pekerjaan di kantor yang lama atau harus pindah ke tempat yang lain. Timbulnya pikiran seperti ini karena ini merupakan masukan (hanya masukan) dari beberapa orang kakak2 ku untuk mencari kerja ke tempat yang lain. Soalnya setelah lulus aku tidak pernah sekali pun masukan lowongan ke perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan geophysicist.

Di kantor yang lama sangat menyenangkan sekali bagiku. Aku bergabung dengan kantor tersebut ketika aku masih kuliah di semester terakhir. Di kantor tersebut ilmu-ilmu ku sangat jauh sekali bertambah, bahkan aku mendapatkan ilmu-ilmu yang dapat dikatakan baru yang belum aku dapatkan di bangku kuliah, dan juga dapat keluarga baru (begitu dekat sekali antara karyawan yang satu dengan yang lain seperti saudara). Malahan ketika menjadi salah satu bagian di kantor tersebut aku mempunyai tekad akan membangun perusahaan itu. Tapi seiring berjalannya waktu dan masukan-masukan untuk mencari yang lain akhirnya tekad tadi menjadi goyah malah rapuh.

Akhirnya dengan segala resiko aku pun memutuskan untuk keluar dari perusahaan itu dengan baik-baik pastinya (walaupun tidak sempat ngomong langsung ke semua teman2 yang ada disana, cuma lewat sms), berat sekali rasanya untuk keluar dari perusahaan itu. Resmilah aku menjadi pengangguran ketika keluar dari perusahaan tersebut. Tetapi itu membuat beban pikiranku sedikit lepas (cuma sedikit soalnya harus cari yang baru :P ). Tapi lega rasanya ketika itu. (jadi pengangguran koq senang)..

Akhirnya keluar dari sana, aku pun mencari tempat baru untuk bisa melangsungkan hidup (cari makan). Alhmdulillah tidak lama aku mendapatkan tempat yang baru, Lebih kurang seminggu setelah keluar, aku mendapatkan tempat mencari makan yang baru. Setelah menjalani semua proses rekruiment, Alhmdulillah aku pun diterima kerja disana. Beberapa hari kerja disana, akupun disuruh untuk berangkat ke lapangan ke salah satu site milik perusahaan ini yaitu di Filipina.

Mendapatkan tugas seperti ini membuatku sedikit resah, mengapa??

1. Karena kondisi Global yang ketika itu, dan sampai sekrang masih terjadi yaitu masalah flu babi, ketika mencari informasi mengenai ini, filipin memiliki persentase yang cukup tinggi dibanding Indonesia untuk masalah ini.
2. Karena masalah makanan disana nantinya, pasti akan susah sekali ditemukan makanan yang halal, karena filipin merupakan negara yang mayoritas penduduknya Christian.

Akhirnya ketika hari keberangkatan, 2 masalah diatas sangat membuatku semakin gundah, apalagi masalah yang pertama. Sebelum berangkat aku-pun berdoa untuk dijauhkan dari segala sesuatu yang akan mencelakakanku. Tidak hanya berdo’a pastinya untuk mengatasi dua masalah tersebut. Untuk mengatasi masalah pertama aku pun gunain masker. Sedangkan masalah kedua aku pun membawa makanan2 yang ada di indonesia termasuk bumbu-bumbu masak seperti sambel, bumbu pecel, bumbu nasi goreng, dan masakan2 lain yang Indonesia banget :D .

Tepatnya pada hari Kamis aku berangkat menggunakan maskapai Philippine Airlines. Ketika pamitan dengan teman2 di kantor, salah satu teman memberi tau kalo tas yang dibawa ke atas cabin tidak boleh membawa barang-barang yang berfluidA dengan ukuran lebih dari 75 ml soalnya aku cuma membawa satu tas dan beratnya ga lebih dari 60 liter, rencananya aq bakal bawa ke kabin biar nanti pas turun dari pesawat ga lama nunggu barang yang keluar dari bagasi, tapi karena aku membawa beberapa bumbu-bumbu masakan yang berbentuk fluid dan lebih dari 75 ml mau ga mau harus masuk bagasi akhirnya, kalo kekeh pengen masuk cabin ya barang-barang ini harus dibuang nantinya.

Jam keberangkatan tiba, setelah boarding dan masuk pesawat, lumayan heran juga, soalnya banyak juga penumpangnya, ga tau apakah semuanya ke filipin taw ga. Jawabannya didapatkan setelah transit di singapur, rupanya yang ke filipin dari Indonesia cuma 5 orang termasuk diriku :) ). Oh ya perjalan dari Jakarta-Singapura memakan waktu lebih kurang sejam-an. Selama di perjalan penumpang dikasi makanan tapi bukan makanan berat. Sebelumnya ragu apakah makanan itu akan dimakan atau ga, soalnya ragu kehalalan dari makanan tersebut. Akhirnya makanan itu dimakan juga setelah ngeliat penumpang lain (ibu-ibu yang berjilbab) memakan makanan itu, Soalnya pasti makanan ini halal, Insya4JJI.

Sesampai changi dan selesai transit, perjalanan pun dilanjutkan. Singapur-Manila memakan waktu 5 jam lebih kurang. Karena memakan waktu 5 jam, pastinya makanan berat pun dikasi. Disini baru aku benar2 ragu untuk memakan makanan yang diberikan. Masalahnya sama yaitu kehalalan dari makanan tersebut. Palagi ketika di pesawat ditawari red wine. Buset dah tambah banyak aja makanan yang haram yang aku temukan. Akhirnya makanan tersebut dibiarkan begitu aja dan aku hanya makan cemilan-cemilan yang dikasi yaitu roti tawar dengan butter yang ada label halal dari Asosiasi muslim Australia ditambah dengan beberapa gelas air putih. Bener ga berani untuk menyentuh yang haram. Soalnya telah jelas2 sekali dalam ISLAM bahwa segala sesuatu yang haram dilarang dan akan berdosa jika kita lakuin. Dan Apabila tetap dilakuin, Ridho dan Barakah dari 4JJI tidak akan kita dapatkan.. Benar kan Uda Vizon??

Akhirnya sesampai di Manila, di jemput dan diantar ke hotel untuk istirahat. Oh ya sampai di Manila ketika itu pukul 21.30 waktu manila atau sama dengan 20.30 waktu jakarta. Sesampai di hotel, beuh perut ini terasa lapar sekali. Liat isi kulkas yang ada cuma minuman beralkohol (Haram lagi euy), dan yang ada cuma nescafe. Akhirnya setelah bersih2 dan ngasih kabar ke orang tua dan saudara kalo udah nyampe manila, akhirnya setelah minum nescafe tersebut, aku pun langsung tidur dengan menanggung rasa lapar. Benar-benar ujian untuk mempertahankan Akidah..

Hal tersebut juga terjadi ketika akan breakfast. Semua menu makanan ada pork nya.. Mau makan apa nih kalo semua ada pork, mana semalam belum makan lagi. Akhirnya rasa lapar itu diganjel dengan 4 lembar roti tawar dengan selai kacang setelah baca dulu ingredient-nya ditambah dengan beberapa cangkir teh anget dan air putih. Dimulai dengan doa, hal yang pertama yang dicicipi pertama adalah teh manis anget, soalnya kata mama kalo telat makan sebaiknya minum teh anget yg manis dulu untuk mengembalikan kerja dari lambung. Untuk lebih jelas tanya ke Uni Marsmellow aja!!! Benar ga itu Uni??

Selesai breakfast aku pun harus checkout dan melanjutkan perjalan lagi, soalnya site-nya masih berjarak 2 jam perjalanan dengan pesawat dan 4 jam dengan mobil (masih jauh euy). Setelah di jemput oleh pihak perusahaan dan dianterin ke bandara ke terminal 3. Pas akan checkin aku pun ga nemuin tempat untuk checkin utk maskapai yang akan ditumpangi. (Waduh kumaha ieu euy?) nanya ke security bandara katanya untuk maskapai yang akan ditumpangi ga disini lagi udah pindah ke terminal 2, aku pun ga percaya soalnya jelas2 dalam tiket tertera terminal 3, Karena ga puas dengan jawaban dari security bandara, akhirnya nanya ke pihak informasi gitu, rupanya bener maskapai yang aku tumpangi udah pindah ke terminal 2. Dalah hati ngomel, masak bisa ada kesalahan kayak gini, mana jadual untuk checkin akan ditutup 45 menit lagi. Buset panik banget tuh, soalnya ga tau terminal 2 dimana dan jaraknya berapa. Oh rupanya ga seperti di jakarta, disini kita harus keluar dulu, buset bertambah panik nih, soalnya kalo telat gimana (disana waktu 1 menit sangat menentukan sekali, pelajaran banget nih waktu adalah uang).

Alhmdulillah akhirnya nyampe juga ke terminal 2 dan setelah check ini dikasih tau kalo pesawat delay 2 jam. Buset dah kataku dalam hati, Udah salah terminal, buru2 kesini, eh rupanya pesawat delay. Alasan delay pesawat adalah taifun yang sedang terjadi di sana. Yah mau gimana lagi. Terpaksa deh 2 jaman lebih menunggu di ruang tunggu. Selama menunggu bingung, mau ngapain nih, soalnya buku dimasukin dalam tas yang masuk bagasi (lupa ngeluarinnya). Akhirnya cuma jalan2 doang. Walaupun menunggu, rupanya rasa lapar itu kembali datang (ya iyalah soalnya semalaman ga makan, dan tadi pagi cuma diganjel ama roti, secara kan aku masih orang Indonesia, kalo makan nasi belum makan namanya).

Aku harus menemukan cara nih gimana caranya menemukan makanan yang halal disini. Akhirnya aku pun mencari bantuan untuk hal ini. Aku pun orang mana yang bisa dimintai tolong (muslim pastinya), karena laki-laki ga tau mana yang muslim mana yang ga dan ga etis rasanya nanya-nanya agama. Makanya dengan bantuan identitas muslim pada wanita yaitu JILBAB (tak hanya utk nutupin aurat, jilbab juga merupakan identitas dan bisa datengin lho contohnya kayak yang aku alami sekrang).

Tidak susah aku menemukan orang yang make jilbab di bandara ketika itu, walaupun ga lebih dari 20 orang diantara ratusan orang. Tapi karena lansung mencolok dan beda dengan yang lain. Akhirnya aku pun memutuskan untuk meminta bantuan ke ibu-ibu (sebenarnya ketika itu ada yang sebaya dengan ku, tapi menurut pengalaman, aq orang yang ga bisa ngomong banyak di depan cewek cakep, makanya diputusin nanya ke ibu-ibu ajah, hehehehe :) . Oh iya disini banyak cewe yang cakep2, walaupun banyak yang cakep mata harus dijaga disini soalnya pakaiannya itu lho yang kekurangan kain, jadinya harus jaga pandangan juga :P . Kalo untuk masalah yang ini ga tau nih, apakah ujian taw rejeki :) )…

Setelah mengutarakan maksud ke si ibu, akhirnya si ibu pun mengenalkan suaminya. Tapi untuk menemukan makanan yang halal disini bisa dikatakan mustahil, soalnya ga ada makanan yang halal disini, palingan yang ada cuma minuman doang kata si ibu tersebut. Waduh gimana nih bisikku dalam hati, laper banget euy… Terpaksa deh, dengan bantuan suami ibu tadi akhirnya aku pun membeli 1 cup nescafe lagi dengan permen yang banyak terdapat di Indonesia dan ada label Halalnya (mentos). Kami pun ngobrol2 banyak ketika itu, waktu berkenalan aku disangka adalah orang filipin juga, secara kan wajah indonesia dengan filipin ga beda-beda jauh. Akhirnya setelah dia tau aku Indonesia, maksud datang ke filipin ngapain dan daerah yang akan ku kunjungi serta berapa lama disini. Mereka pun ngasih masukan-masukan kepada ku ketika itu soalnya daerah yang akan ku datangi tidak ada muslimnya. Jadi selama disana kamu harus hati-hati sekali. Sampai dalam ngobrol-ngobrol tersebut si ibu nanyain kamu udah breakfast belum tadi?? Disini aku tersentuh sekali, soalnya ketika aku jawab dengan cuma makan 4 lembar roti dengan selai kacang, dia pun ngasih bekalnya ke aku.. Subhanallah, Maha suci 4JJI. Sungguh indah sekali Ukhuwah Islamiyah. Jadi teringat kalimat yang mengatakan Bahwa Islam itu ibarat Satu Tubuh dimana jika ada satu bagian yang sakit maka bagian yang lain akan ikut merasakan.. Jika ada satu muslim mendapatkan kesusahan maka muslim akan ikut merasakan dan wajib untuk membantu..

Akhirnya ngobrol-ngobrol kami harus terputus soalnya pesawat si bapak dan si ibu akan berangkat. Akhirnya aku pun mengucapkan terima kasih banyak ke mereka ber-2. Sebelum mereka pergi si ibu pun memberikan kartu namanya dan mengatakan, “jika kamu butuh bantuan, kamu bisa telpon kesini”..

Akhirnya setelah berpisah dengan kedua bapak dan ibu tadi, aku harus nunggu sejam lagi. Lama banget rasanya sejam tersebut.. Untungnya aku membawa Juz Amma kecil didalam tas passport ku. Akhirnya untung gunain waktu sejam tersebut aku isi dengan membaca dan menigngat kembali hafalan2 yang telah banyak lupa banyak sekali malah (alhmdulillah Ketika SD juz Amma ini hafal luar kepala).

Sejam menunggu, waktu untuk boardingpun datang, akhirnya setelah boarding pesawat take off juga, Alhmdulillah ketika itu taifunnya udah reda.

Lebih kurang 2 jam perjalanan ketika itu. Selama di atas, rupanya banyak sekali benturan2 yang ku rasakan ga tau apakah itu karena angin atau apa (deg-degan juga ketika ngerasain itu, cuma bisa berdoa dan ngucap banyak2 ketika itu). Alhmdulillah, akhirny setelah 2 jam perjalanan, pesawat akhirnya landing juga di Ozamiz city. Tidak lama setelah ngambil tas dari bagasi, aku pun mendapatkan sms dari teman yang telah menunggu di luar. Akhirnya setelah bertemu kita pun berangkat ke tujuan sebenarnya, tapi sebelumnya aq ditanya “udah makan belum?” aku jawab seadanya ajah. Akhir kita berhenti di suatu rumah makan. Dengan sangat hati-hati aku pun cuma makan nasi dengan cumi goreng, hanya itu, soalnya aq ga berani makan-makanan yang lain walaupun itu chicken atau beef..

Setelah makan kita pun melanjutkan perjalanan ke Municipality of bayog di bagian utara mindanao letak daerahnya. Lebih kurang 4 jam dengan mobil dari Ozamiz city. Sampai sekarang masih disana, soalnya kerjaan belum kelar juga. Dengan koneksi internet gunain jaringan GPRS (53.6 Kpbs) akhirnya aq pun dapat chatting dengan Uni dede dan mengirim beberapa pertanyaan ke Uda Vizon dan beberapa orang teman di Indonesia, tapi dengan frekuensi online yang sangat jarang sekali. Sedangkan untuk ngeblog dan blogwalking sangat susah sekali… TApi semua ini wajib disyukuri..

Sekian dulu untuk postingan kali ini semoga ada mamfaat, Insya 4JJI lain waktu disambung. Isi nanti ga akan jauh-jauh dari pengalaman yang aku kerjakan dan terjadi pada ku, seperti kata-kata mutiara yang terdapat dalam salah satu slide mata kuliah Geoelectromagnetic yang aku ikuti yang mengatakan,

Experience is not what happens to you. Experience is what yo do with what happens to you -Aldow Huxley-



Dejavu
June 3, 2009, 6:07 pm
Filed under: 1, Iseng, Serba-serbi

Sebenarnya postingan berikut ga terlalu penting sih, tapi walaupun begitu, kenarsisan lah yang membuat saya untuk menetaskan tulisan ini. Yang penting nulissss…heheehhehehe

Kata yang satu ini pastinya sudah tak asing di telinga kita semua kan??
Kalo yang saya tau sih, dejavu itu adalah merasakan sesuatu hal yang pernah kita lakukan ketika kita mengerjakan atau berada di suatu tempat tapi kita ga ingat (ga tau) kapan dan dimana kita ketika itu. Lebih kurang kayak itulah, kalo ada yang mau melengkapi saya senang sekali..

Perasaan ini saya rasakan ketika sedang mengambil data geolistrik bareng dengan 4 orang mahasiswa UPI yang sedang kerja praktek di kantor, dimana salah satu topik yang akan mereka bahas adalah geolistrik (mengenai apa itu geolistrik nanti aja ya  dijelasinnya).

Pengukuran ketika itu kami mulai skitar jam setengah 9 sampe pukul 15.30 sore. Singkat cerita setelah pengukuran selesai dan sedang berkemas2 ada salah seorang mahasiswa yang ngejepret saya (maklum foto genic, heheheheh :P ), ketika itu saya sedang gulung kabel. Kaget juga sih ketika tau di foto (hahahhah, lebay banget kata anak2 muda zaman sekarang), setelah selesai gulung kabel, saya pun minjem kamera untuk ngeliat hasil jepretan yang tadi. Ketika ngeliat foto inilah saya merasakan hal tersebut. Dalam hati saya berkata “perasaan, saya pernah gini deh, dimana ya??

Karena sedikit penasaran saya pun terus mencoba untuk mengingat-ingat hal yang tadi, sampai akhirnya saya ingat ketika april tahun lalu saya juga ngukur geolistrik di pasuruan. Selesai berkemas, saya langsung menuju laptop dan membuka foto2 ketika di pasuruan, akhirnya ditemukan juga foto yang dimaksud.

gulung

gulung1

Inilah foto yang dimaksud. Foto yang di kiri ketika ngukur bareng ma teman-teman dari UPI (Mei 2009), Sedangkan yang berikut (yang kedua) adalah foto ketika di pasuruan (April 2008).

Oh iya sekalian aja deh foto bareng ma teman2 dari UPI ketika udah selesai berkemas. (Foto kiri bawah adalah teman2 UPI yg KP di kantor), sedangkan foto ke-4 adalah saya dan teman2 UPI..

Upiaq

OH IYA SEBELUM SAYA TUTUP APAKAH PERASAAN INI DAPAT DIKATAKAN DEJAVU????



Alexa
May 28, 2009, 6:37 pm
Filed under: 1, Iseng, Serba-serbi | Tags: , , ,

Sebelum pergi ke alam mimpi, alangkah enaknya kalo posting 1 tulisan lagi tapi tenang ini bukan cerita tentang GPR lagi kok. Mungkin ini lebih tepatnya disebut intermezzo aja deh..

Sebelumnya udah pada tau belum alexa??? Taulah ya, ituloh band baru yang lagu hitsnya berjudul ‘Dewi’.. Tapi ini bukan alexa yang itu. Alexa ini adalah alexa dot com. Kalo menurut saya, alexa dot com ini merupakan situs yang menghitung dan memperkirakan kunjungan pengguna internet terhadap suatu situs (maaf ya agak blepotan).

Oh ya berikut ini , aku mencoba untuk mengurutkan peringkat blogger berdasarkan jumlah pengunjung (tapi tidak semua pengunjung, maaf ya yang ga kesebut).

Berdasarkan traffic rank, yang menempati ranking pertama dari 8 blog yang sering saya kunjungi adalah,

1. Sensei Emi dengan traffic rank 195 430 (benar2 ratu blogger, :) )

sensei

2.Uni Dede dengan traffic rank 214 530

uni dede

3.Bunda Enny dengan traffic rank 286 957

bunda enny

4. tante Lala dengan traffic rank 331 826

tante lala

5. Uni Dokter Marsmallow dengan traffic rank 552 622

uni marsmallow

6. Uda Vizon dengan traffic rank 847 095

uda vizon

7. Bpk. Grandis dengan traffic rank 1 047 936

pak grandis

8. Si Catra dengan traffic rank 1407347

catra

Kalo saya masih jauh dibandingkan dengan 8 blog yang diatas..

Benar-benar blogger sejati…

Bagi yang penasaran langsung aja menuju alexa.com atau klik disini aja!!!



GPR on Water
May 28, 2009, 3:39 pm
Filed under: 1, Keilmuanku - GEOFISIKA, Serba-serbi

Lama tidak menulis, membuat keinginan untuk menulis menjadi-jadi apalagi ide tulisan telah ada sejak dulu, makanya sebelum menguap semua lebih baiknya dituliskan disini ajah.

Berikut ini masih tentang apa yang aku alami di kantor 2 minggu kemarin dan masih tentang GPR. Mengapa tentang GPR karena GPR merupakan alat yang kita miliki sendiri (import dari swedia) dan merupakan salah satu metoda geofisika yang masih relatif baru di Indonesia untuk penerapannya di bidang eksplorasi, terutama eksplorasi bahan tambang dan batu bara. Karena alasan itulah, sekarang ini kami berusaha untuk melakukan inovasi-inovasi mengenai GPR (mumpung kondisi global yang tidak mendukung di bidang pertambangan dan perminyakan, makanya kita melakukan inovasi2) terutama untuk akuisisi data dan processingnya, agar ketika dipasarkan nantinya kami memiliki confidence yang tinggi baik secara teori maupun aplikasi untuk memasarkannya.

Kalo secara teori kami telah yakin dengan konsep yang telah ada, masalahnya sekarang adalah apakah teori yang telah dipahami bisa ga kami applikasikan dengan baik di lapangan?? Karena selain alat yang baru, segala sesuatu yang tidak diinginkan juga dapat terjadi di lapangan. Dan sekarang ini kami sedang mencoba untuk menekan kesalahan2 yang dapat terjadi di lapangan nantinya selain menemukan suatu hal baru yang efektif dan efisien yang dapat memberi nilai lebih kepada kami dibanding perusahaan lain yang bergerak dibidang yang sama khususna GPR.

Setelah pengukuran selesai di Rajamandala (walaupun datanya belum diolah lebih lanjut), Selanjutnya kita mencoba untuk melakukan akuisisi data di sungai, tujuan utamanya adalah dapat memetakan stratigraphynya minimal batimetri si sungai. Sebelumnya dilanjutkan, pada penasaran ga, gimana caranya ngukur di sungai???? Penasaran? 3X

Kalo penasaran inilah hasil modifikasi kita agar dapat ngukur di sungai.

persiapan Foto sebelah merupakan persiapan kita, jadi kita menggunakan rakit untuk letak si antena dan menggunakan perahu karet dengan 6 orang pendayung dan 1 orang operator, perahu karet dan rakit dihubungkan dengan seutas tali. Oh iya yang warna biru itu Laptop akan disambungkan ke alat dan  digunakan sebagai radargram kita nantinya ketika pengukuran.

Sedangkan gambar berikutnya adalah antena dari GPR (transmitter dan receiver) tersebut, lebih kurang jarak dari transmitter yang berada di belakang dengan receiver yang berada di depan 6 m.

antenaFoto ketiga adalah personil yang mendayung di perahu karet dengan 1 orang operator alat (saya juga jadi operator, tapi tidak ada fotonya :( () di tengah-tengah pendayung Alasan kita untuk menggunakan perahu karet adalah untuk menekan biaya, karena jika kita menyewa perahu motor, harganya lumayan mahal juga untuk satu hari, sedangkan untuk menghasilkan suatu data yang bagus tidak cukup satu hari makanya pimpinan proyek memutuskan untuk memakai perahu karet sekalian refreshing (hehehehehe).

readyBy the way, pembaca pada tau ga saya yang mana di foto?? Jawabnya lewat komen ajalah ya?? (ketahuan ngarep komen, hehehehehehe).

Sebenarnya hasil yang kita dapatkan dari pengukuran GPR di sungai tidak seperti yang diharapkan karena data yang kita dapatkan tidak memberikan informasi yang begitu berarti. Kalo demikian apakah ada yang salah???

Makanya di awal tadi telah disebutkan bahwa apa yang kita ketahui secara teori belum tentu dapat diterapkan seratus persen dengan baik ketika di lapangan (sebenarnya kitanya aja yg masih belum mengeksplor terlalu dalam alatnya).

Walaupun kita belum menghasilkan apa yang diharapkan, tetapi setidaknya kita tau akan kekurangan kita sekarang. Lebih baik kita salah terlebih dahulu sebelum kita bener2 terjun ke lapangan yang sebenarnya karena kalo salah ketika pengerjaan tender, nama perusahaan bisa rusak, benar ga???

Berarti sekarang saya sudahi dulu aja postingan yang ini, mau belajar ttg GPR lagi ni (hehehehehehehe).



Safety First
May 26, 2009, 5:49 pm
Filed under: 1, Keilmuanku - GEOFISIKA, Serba-serbi

Kalo membaca judulnya, udah ada gambaran kan tentang isinya?? Tapi sebelumnya ide2 tersebut ditahan dulu aja ya!!!! Setelah membaca aja baru dikeluarkan.. Ok!!

Ini juga merupakan sebuah catatan yang hampir saja terlewatkan. Tepatnya ini terjadi pada tanggal 27 April kemarin yang merupakan hari terakhir pengambilan data di Rajamandala. Oh ya sebelumnya kegiatan ini adalah kegiatan kantor dalam meningkatkan kinerja dan menambah pengalaman sekaligus melakukan penelitian kecil2an.

Para geologist sangat mengenal sekali Rajamandala, karena keunikan dari Rajamandala itu sendiri jika dilihat dari sisi geologinya. Apa menariknya jangan tanya ke saya karena jawaban yang akan saya berikan tidak akan membuat anda puas malah akan menimbulkan pertanyaan lagi (kalimat pendeknya males ngejawab, hehehehehe. bcanda koq :D ). Satu hal yang membuat rajamandala menarik  karena batuan yang terdapat di rajamandala merupakan batuan yang seharusnya terdapat dan berkembang di lingkungan laut. Jadi intinya kenapa Rajamandala menarik karena dulunya (dalam waktu geologi) daerah ini merupakan lautan, sehingga jika kita jalan2 ke Rajamandala kita akan berada di dasar laut dulunya sekitar 25 juta tahun yang lalu selain itu batuan gamping akan sering ditemukan(Batuan gamping secara geologi merupakan batuan yang tumbuh di lingkungan laut dan biasanya digunakan utk buat marmer). Jangan tanya lagi ya keunikan Rajamandala ya!!! :) . Karena secara geologi Rajamandala cukup menarik dan kebetulan dekat dengan kantor kita, maka daerah studi untuk GPR-pun diputuskan di rajamandala.

Sebelumnya GPR (ground Probing/penetrating radar) merupakan salah satu metoda dalam ilmu geofisika untuk menduga kondisi bawah permukaan dengan memamfaatkan gelombang EM. Lebih jelasnya klik aja disini.

Tapi untuk studi yang sekarang,  kita juga melakukan mapping geologi sebagai masukan nantinya pas interpretasi data. Apalagi mapping geologi ini?? Pasti ada yang bertanyakan?? Ya Mapping geologi adalah membuat peta geologi yaitu sebaran dan jenis batuan bawah permukaan dengan menggunakan data2 yang terdapat di atas permukaan. Datanya adalah outcrop (singkapan) batuan yang ada di atas permukaan. Dengan menghitung strike dan dip dari batuan yang tersingkap, seorang geologist akan dapat bercerita banyak tentang bawah permukaan dan juga bercerita bagaimana hal tersebut bisa terjadi pada jutaan tahun silam. Hebat ya geologi???

Untuk studi yang sekarang ini saya tidak bertindak sebagai seorang geophysicist yang megang alat GPR tetapi alat2 yang saya pegang ketika studi itu antara lain Palu geologi, kompas geologi, catatan dan alat tulisnya, serta GPS handheld. Hanya itu, ya benar sekali pada studi kali ini saya mencoba untuk menjadi seorang geologist (walaupun hanya untuk ngukur strike dan dipnya bukan untuk bercerita).

outcrop

Gambar sebelah ini adalah salah satu singkapan yang terdapat di permukaan, pulpen itu menunjukan arah dari strike si batuan. Batuan yang tersingkap ini adalah batuan pasir kasar yang berseling dengan batuan pasir halus.

Sedangkan foto di bawah adalah, hehehehe (biasa narsis :) ), itu foto aku sedang ngecatat hasil dari pengukuran strike dan dip dari ngukurbatuan tersebut.

Kok judul sama isi ga nyambung gini sih?? Ini baru isi yang sebenarnya.

Seperti yang telah dituliskan di atas bahwa pada hari yang sama dibagi menjadi 3 tim yaitu, tim geologi, tim GPR, dan tim Magnet. Tim magnet belum dibahas ya?? Kayaknya ga sekarang deh.. Jadi ketika sedang melakukan akuisisi data GPR, langit berubah menjadi gelap, petir pun menyambar-nyambar seolah-olah sedang terjadi keributan di negeri atas awan. (kok berubah gini gaya bahasanya?? lebay banget kata orang2 sekarang, heheheh biar ga serius2 banget :P ), jadi intinya ketika sedang melakukan pengambilan data hujan pun turun, deras juga.

Lalu masalahnya dimana?? Sebenarnya untuk tim geologi tidak terlalu bermasalah yang bermasalah adalah pada alat GPR. Karena alat GPR selain dilengkapi oleh antena receiver dan transmitter, alat GPR juga terhubung langsung dengan laptop. Karena radargram dari hasil pengukuran langsung di save ke laptop. Sekarang udah melihat masalahnya kan?? Tim GPR ketika itu tidak membawa ponco ataupun benda apapun yang kedap air yang dapat melindungi laptop dan alat GPR dari hujan. Sebenarnya kita (semua tim) berada dalam satu area yang sama, cuma berbeda titik pengukuran saja. Ketika itu jarak secara horizontal antara aku dengan tim GPR lebih kurang 30-50 meter itu kalo di kontur yang datar, sedangkan kontur daerah pengukuran seperti gambar di bawah.

rajamandala

Garis kuning merupakan lintasan dari GPR ketika itu sedangkan titik warna pink di kanan atas adalah titik saya berada ketika hujan. Karena tim GPR tidak membawa ponco ketika itu, maka aku pun secara reflek langsung mengambil ponco yang ada di tim, Kalo kita liat dari gambar, untuk bisa sampai ke tempat GPR kita harus muterin lembah dulu yang lebih kurang dalamnya 15-20 meter. Tapi karena hujan udah keburu deras, maka tanpa pikir panjang lembah itu pun dilewati dengan lumayan sangat buru2 agar cepat nyampe di t4 GPR karena jika tidak bisa tau kan yang akan terjadi???(garis putus2 warna putih merupakan jalur yang dilewati utk menuju ke tempat GPR).

Hujan yang lumayan deras, jalan yang lumayan curam dengan kemiringan lebih kurang 60-70 derajat, dengan permukaan jalan yang becek dan tanah yang tidak padat, serta adanya pegangan. Itu semua harus dilewati hanya untuk menyelamatkan alat GPR. Sekali lagi demi GPR..(bukan demi yang lain, kalo demi yang lain yang saya tau bunyinya seperti ini “gunung akan ku daki, lautan-pun akan kusebrangi semua ini kulakukan hanya demi …………” ini baru lebay banget :) )

Dan ini berlaku untuk semua alat2 yang digunain dalam geofisika, karena tanpa adanya alat, seorang geofisika di lapangan tidak akan memperoleh apa-apa.. Jadi untuk menjadi seorang geophysicist mereka harus mengetahui hal ini, bahwa yang namanya alat harus diselamatkan terlebih dahulu, sampe2 ada alat geofisika yang dalam mobilisasi mempunyai tempat khusus tersendiri kalau tidak harus dipangku oleh orang agar si alat tidak mengalami gangguan yang begitu besar ketika dalam mobilisasi. Untung aja GPR ga kayak gini…

BTW ada yang tau ga alat geofisika apa yang harus dijaga dengan penjagaan yang superketat tersebut????